Beranda Berita Nasional Kementerian ESDM Kumpulkan Rp35 Triliun Dana Jaminan Reklamasi Pascatambang

Kementerian ESDM Kumpulkan Rp35 Triliun Dana Jaminan Reklamasi Pascatambang

Ilustrasi pembibitan untuk reklamasi (Foto: Dok. Ceria)
Oleh Fithrotul Uyun

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Dana sekitar Rp35 triliun jaminan reklamasi pascatambang telah dikumpulkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dari perusahaan mineral dan batu bara (minerba).

Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan, dana yang telah dikumpulkan saat ini ditempatkan di bank pemerintah, Kamis (25/9/2025). Perusahaan-perusahaan yang mematuhi aturan meningkat hampir dua kali lipat.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Untuk jaminan reklamasi, jaminan pascatambang, kepatuhannya telah meningkat dari 39% menjadi sekitar 72% saat ini,” ujarnya.

Kementerian ESDM saat ini tengah mengejar perusahaan untuk taat dalam melaksanakan kewajiban pascatambang agar pembayaran tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki wilayah tempat mereka menambang.

“Kemudian nanti setelah ketaatan 100% atau mendekati 100% kita evaluasi berapa jumlah yang seharusnya ditempatkan menurut perhitungan yang ada, sesuai dengan regulasi yang ada,” jelasnya.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Ia menyebutkan, meskipun belum semua perusahaan mematuhi aturan tersebut. Namun, lebih dari 50% perusahaan di dalam negeri yang mematuhi aturan terlihat dari hasil dana yang terkumpul.

Diketahui, berdasarkan Permen ESDM No. 26 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batu Bara diterapkan jaminan reklamasi pascatambang untuk perusahaan Minerba.

Sebelumnya, Kementerian ESDM menangguhkan 190 izin usaha pertambangan (IUP) mineral dan batu bara karena tidak membayarkan dana jaminan reklamasi dan pascatambang. Surat keputusan penghentian sementara tersebut dikeluarkan Kementerian ESDM melalui Ditjen Minerba dengan nomor surat T-1533/MB.07/DJB.T/2025 tanggal 18 September 2025.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Dalam PP No. 78 Tahun 2010 dan Permen ESDM No. 26 Tahun 2018 ditegaskan, pemegang IUP wajib menyediakan jaminan reklamasi dan pascatambang. Perusahaan yang tidak mematuhi ketentuan akan dikenai sanksi mulai dari peringatan tertulis, penghentian sementara, hingga pencabutan izin. Sanksi penangguhan tersebut akan secara otomotis dicabut jika perusahaan telah melakukan pembayaran jaminan reklamasi pascatambang yang telah ditetapkan. (Uyun)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik Minerba →

  1. Pemerintah Dorong Standardisasi Pengelolaan Mineral Kritis dan Strategis
  2. Kementerian ESDM Ubah Formula HPM Nikel, Fe, Co dan Cr Kini Jadi Komponen Penentu Harga
  3. APNI Hadiri Forum Energy Insight, Bahas Transformasi Teknologi & Masa Depan Pertambangan
  4. Komisi XII DPR RI Dorong Peningkatan Anggaran BKPM dan Evaluasi Kualitas Hilirisasi
  5. Dirtekling Ditjen Ketenagalistrikan: Kementerian ESDM Dorong Smart Grid Hadapi Lonjakan Energi Terbarukan
  6. Kementerian ESDM Kumpulkan Rp35 Triliun Dana Jaminan Reklamasi Pascatambang sedang Anda baca

Istilah di artikel ini

IUP
Izin Usaha Pertambangan
Kamus istilah lengkap →

Agenda industri terdekat

Semua agenda →