Beranda Nikel Dirjen Minerba Tegaskan Kewajiban Reklamasi dan Pascatambang tak bisa Ditawar

Dirjen Minerba Tegaskan Kewajiban Reklamasi dan Pascatambang tak bisa Ditawar

Dirjen Minerba Tri Winarno
Oleh Shiddiq

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno, menegaskan bahwa seluruh perusahaan tambang, khususnya di sektor batubara, wajib melaksanakan reklamasi dan pascatambang sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Penegasan tersebut disampaikan Tri dalam “Arahan Kepatuhan Penempatan Jaminan Reklamasi dan Jaminan Pascatambang” yang diikuti oleh pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP), Direksi PKP2B, dan para pemangku kepentingan lainnya, Senin (14/7/2025).

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Perusahaan wajib menempatkan jaminan reklamasi dan pascatambang. Tapi perlu digarisbawahi, penempatan jaminan tidak menghapus kewajiban mereka untuk benar-benar melaksanakan reklamasi dan kegiatan pascatambangnya,” ujar Tri.

Dia menjelaskan, dasar hukum kewajiban reklamasi sudah jelas dan kuat, yakni tercantum dalam UU No. 4 Tahun 2009, UU No. 3 Tahun 2020, UU No. 2 Tahun 2025, serta PP No. 78 Tahun 2010, dan Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018.

Akan tetapi, katanya melanjutkan, masih banyak perusahaan tambang yang menghadapi masalah karena tidak menjalankan kewajiban lingkungan dengan benar. Sehingga, menimbulkan sejumlah persoalan, termasuk pencabutan izin hingga tuntutan hukum.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Beberapa perusahaan bahkan mengalami kesulitan hukum karena tidak menempatkan jaminan atau tidak melaksanakan reklamasi sesuai kaidah. Ini yang harus kita benahi bersama,” tegasnya.

Ia menegaskan,  kekurangan biaya pelaksanaan reklamasi maupun pascatambang yang tidak tercakup dalam jaminan tetap menjadi tanggung jawab pemegang IUP. Oleh sebab itu, perusahaan perlu menyusun rencana reklamasi dan pascatambang yang disetujui oleh pemerintah dan memperkirakan nilai jaminan dengan cermat.

Acara tersebut bertujuan untuk memperkuat komitmen dan kesadaran pelaku usaha tambang terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, khususnya dalam tahapan pascatambang.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Pertambangan bukan hanya soal eksplorasi dan eksploitasi. Tapi, juga soal bagaimana kita memulihkan dan menjaga lingkungan setelah kegiatan tambang berakhir,” pungkasnya . (Shoddiq)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik Dirjen Minerba Tri Winarno →

  1. Dirjen Minerba Tegaskan Kewajiban Reklamasi dan Pascatambang tak bisa Ditawar sedang Anda baca
  2. Semangat Kolaborasi dan Transformasi Hijau Warnai Halal Bihalal Bersama Asosiasi Pertambangan 2025
  3. Dirjen Minerba: Progres Evaluasi Kuota Nikel 2025
  4. Dirjen Minerba: Penyebab Oversupply Nikel Berasal dari Produksi Smelter
  5. Indonesia Fokus pada Eksplorasi Nikel untuk Menjadi Raja Baterai Dunia
  6. Dirjen Minerba: Tiga Tahap Proses Penilaian dalam Penerapan GMP Award 2024

Istilah di artikel ini

IUP
Izin Usaha Pertambangan
PKP2B
Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara
Kamus istilah lengkap →

Agenda industri terdekat

Semua agenda →