Beranda Asosiasi Pertambangan Rilis INPI Hari Ini, Harga Nikel Beranjak Naik

Rilis INPI Hari Ini, Harga Nikel Beranjak Naik

Rilis Indonesia Nickel Price Index (INPI), Senin 10 Maret 2025). (Dok. APNI)
Rilis Indonesia Nickel Price Index (INPI), Senin 10 Maret 2025). (Dok. APNI)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA- Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) dan Shanghai Metals Market (SMM) telah merilis Indonesia Nickel Price Index (INPI), Senin (10/03/2025).

Berdasarkan harga yang dirilis, bijih nikel 1,2% berada di kisaran US$25,5–US$27.5 per dmt, dengan rata-rata US$26.5, sementara bijih nikel 1,6% berkisar US$46.5–US$51.5 per dmt, dengan rata-rata US$49. Kedua kadar ini alami kenaikan.

Pada rilis sebelumnya, 10 Februari 2025, bijih nikel 1,2% berada di kisaran US$20,5–US$24 per dmt, dengan rata-rata US$22,25, sementara bijih nikel 1,6% berkisar US$44–US$45 per dmt, dengan rata-rata US$44,5.

Harga nickel pig iron (NPI) tercatat US$118.5 per dmt. Sementara pada rilis INPI sebelumnya produk NPI ada di harga US$112,5 per dmt.

High grade nickel matte (HGNM) mengalami kenaikan yaitu US$13,000 per dmt dan harga rata rata US$13.000per dmt. Sementara harga sebelumnya yaitu US$12,554 per dmt. 

Mixed hydroxide precipitate (MHP) ada di harga US$12,393 – US$12,393 dengan rata rata di harga US$12.393. Sebelumnya, MHP berada di harga US$12.017 per dmt. (Lili Handayani)