Beranda Berita Nasional Pabrik Nikel di Sulawesi Tenggara Segera Dibangun, Berapa Nilai Investasinya?

Pabrik Nikel di Sulawesi Tenggara Segera Dibangun, Berapa Nilai Investasinya?

Oleh Admin

NIKEL.CO.ID – Pemerintah terus melakukan percepatan pada hilirisasi nikel. Salah satu buktinya adalah dengan percepatan pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian bijih nikel rotary-kiln electric furnace (RKEF) dan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Kobalt di Kolaka, Sulawesi Tenggara yang merupakan kelanjutan dari fase sebelumnya.

Pembangunan pabrik pengolahan atau smelter tersebut menelan biaya USD180 juta atau setara Rp2,8 triliun. Di mana, proyek yang ada di Sulawesi Tenggara ini dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) sebagai pelaksana proyek.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Direktur Utama Wika Agung Budi Waskito mengatakan, rencananya, proyek ini akan berlangsung selama 36 bulan kalender kerja. Diharapkan proyek ini bisa selesai tepat waktu yaitu pada 2023 mendatngan dengan kualitas yang sangat baik.

Nantinya, proyek tersebut akan terdiri dari dua lajur produksi, dimana masing-masing lajur akan ditunjang dengan fasilitas produksi utama. Seperti Rotary Dryer berkapasitas 196 ton/jam (wet base), Rotary Kiln berkapasitas 178 ton/jam (wet base), Electric Furnace berkapasitas 72 MVA serta peralatan penunjang lainnya.

“WIKA menyambut positif kepercayaan besar yang diberikan oleh PT. CNI. Insha Allah, proyek ini dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang memuaskan dan bisa menjadi titik ungkit kebangkitan industri berbasis mineral di tanah air dan dunia,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Minggu (29/11/2020).

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Sementara itu, Direktur Utama PT CNI Derian Sakmiwata mengatakan, dengan pembangunan fasilitas smelter ini diharapkan bisa menggenjot produk nikel di tanah air. Sehingga berefek domino bagi perekonomian nasional.

Nantinya fasiltas produksi utama pada pabrik tersebut adalah Ore preparation facility dan Hydrometallurgical plant berkapasitas 3,6 juta ton per tahun. Kemudian Limestone treatment plant berkapasitas 770 ribu ton per tahun, Sulfuric Acid Plant berkapasitas 550 ribu ton per tahun, Residue storage facilites berkapasitas 970 ribu ton tailing serta peralatan penunjang lainnya.

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Liputan Khusus Hilirisasi & Smelter Nikel →

  1. BRIN Siapkan Riset Terintegrasi untuk Dukung Hilirisasi Industri Energi
  2. Dewan Energi Nasional Dorong Hilirisasi Nikel untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia
  3. Satgas Hilirisasi Percepat Investasi, Bantu Atasi Hambatan Proyek
  4. Rantai Pasok Nikel dan Industri Baterai Nasional Perlu Terintegrasi
  5. Krakatau Steel Mulai Merambah ke Hilirisasi Nikel
  6. Pabrik Nikel di Sulawesi Tenggara Segera Dibangun, Berapa Nilai Investasinya? sedang Anda baca

Istilah di artikel ini

RKEF
Rotary Kiln Electric Furnace
Kamus istilah lengkap →

Agenda industri terdekat

Semua agenda →