

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Resources Id, anak perusahaan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam), memperkuat transformasi bisnis jasa pertambangan melalui digitalisasi, peningkatan standar operasional, dan kolaborasi dengan berbagai mitra. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pengembangan industri pertambangan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM).
Direktur Utama Resources Id, Hashari Kamaruddin, mengatakan, perusahaan saat ini fokus mengembangkan tiga lini bisnis utama, yakni eksplorasi, laboratorium, serta perencanaan dan pengembangan tambang.
“Komitmen kami untuk bisa melaksanakan kegiatan bisnis kami dengan tiga lini bisnis utama, eksplorasi, laboratorium, dan perencanaan dan pengembangan tambang untuk selalu memenuhi prinsip-prinsip ESG,” ujar Hashari dalam Annual Business Meeting 2026 di J.W. Marriott Hotel, Jakarta, Senin (21/9/2026).

Annual Business Meeting 2026 mengusung tema “Beyond Boundaries, Toward Global Excellence: Advancing Sustainable Mining Services Through Innovation and Collaboration”. Agenda tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa pada 2025 yang mengangkat tema “Operational Excellence Green Mining Operation”.
Dia menjelaskan, Resources Id yang berdiri pada 1996 dan mulai beroperasi 1997 terus berevolusi mengikuti kebutuhan bisnis. Pada 2023, perusahaan mendapat amanah untuk menjalankan fungsi sebagai service center, kemudian menyelaraskan operasionalnya dengan tujuan perusahaan serta Mining Id Group.
Ketiga lini bisnis Resources Id, katanya menjelaskan lebih jauh, kini telah berjalan dan diarahkan untuk menjaga kesinambungan rantai bisnis pertambangan, mulai dari eksplorasi hingga pengembangan tambang.

“Prinsip kami adalah bagaimana bisa menjaga, ikut menjaga continuous delivery pipeline dari perusahaan, mulai dari eksplorasi, kemudian pemahaman dengan membangun organisasi, sehingga keberlanjutan dari kegiatan industri pengembangan yang ada di Mining Id Group kami bisa ikut berperan di dalamnya,” katanya.
Untuk meningkatkan kinerja, Resources Id melakukan pembenahan standar operasional dengan tetap memperhatikan efisiensi biaya. Perusahaan juga mengadopsi digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi kerja dan keamanan data.
“Standar operasi yang ada kami berupaya tingkatkan agar semakin memperbaiki standar dan kualitas hidup dari karyawan-karyawan kami yang bekerja, serta juga mengadopsi digitalisasi sehingga dapat mempercepat efisiensi dan sekuritas data yang ada,” ujarnya.

Di bidang eksplorasi, Resources Id juga terlibat dalam sejumlah kegiatan strategis melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Perusahaan, antara lain, bekerja sama dengan Pertamina untuk mempercepat kegiatan eksplorasi di Mahakam serta mendukung optimalisasi potensi timah melalui kajian geologi dan petrologi.
Selain penguatan bisnis, perusahaan ini menjadikan pengembangan SDM sebagai salah satu fokus utama. Sepanjang 2026, perusahaan menjalankan berbagai kegiatan peningkatan kompetensi, baik hard skill maupun soft skill, serta program sosial dan lingkungan.
“Inti dari pengembangan yang ada di Resources Id adalah pada people-nya. Kami mengadopsi strategi buy, borrow, dan build,” katanya.
Strategi tersebut dilakukan dengan memanfaatkan talenta dari internal Mining Id dan grup, menggandeng tenaga ahli eksternal, serta membangun talenta melalui program pengembangan internal dan program magang yang kini memasuki batch kedua. Seluruh upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan mitra di industri, termasuk dalam pengembangan dan penerapan teknologi yang mendukung kegiatan pertambangan.
“Harapan kami kehadiran Resources Id akan menjadi bagian dari strengthening the core dalam pengembangan kompetensi industri pertambangan dan terus mendukung memberikan kemanfaatan untuk Indonesia dan dunia,” tuturnya. (Shiddiq)








































