
NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Tidak ada satu pun negara berkembang yang punya sumber daya alam (SDA) menjadi negara maju tanpa industrialisasi dan hilirisasi.
Hal itu ditegaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam paparannya pada Indonesia Economic Outlook 2026, di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Menurut Bahlil, pengalaman global menunjukkan bahwa pengelolaan SDA yang hanya bertumpu pada ekspor bahan mentah tidak akan mampu mendorong kemajuan ekonomi secara berkelanjutan.

“Dunia telah mengajarkan kita bahwa tidak ada satu negara di dunia ini, negara berkembang yang punya SDA menjadi negara maju tanpa ada industrialisasi dan hilirisasi,” katanya.
Ia menekankan, tanpa pengolahan dan peningkatan nilai tambah di dalam negeri, kekayaan SDA tidak akan memberikan dampak optimal bagi perekonomian nasional. Ia juga mengingatkan bahwa masih ada pandangan yang mencoba melemahkan komitmen hilirisasi Indonesia.

“Kalau ada yang mengatakan itu, dia merayu kita untuk ke jalan sesat. Sebagian negara maju tidak ingin kita juga menjadi negara yang bisa mengikuti kemajuan mereka,” ujarnya.
Menteri ESDM itu kemudian berbagi pengalamannya saat masih menjabat sebagai menteri investasi sebelum Rosan Roeslani. Ia menuturkan bahwa pada periode 2018–2019, ketika ekspor bijih nikel masih dilakukan, total nilai ekspor nikel Indonesia hanya mencapai sekitar US$3,3 miliar.

“Begitu kita melarang ekspor bijih nikel pada 2024, total ekspor kita sudah mencapai US$34 miliar, 10 kali lipat hanya dalam 10 tahun,” paparnya.
Dengan capaian tersebut, ia menyebut kebijakan hilirisasi menjadi bukti nyata yang mendorong pertumbuhan ekonomi secara merata serta menciptakan lapangan pekerjaan. (Tubagus)

Perkembangan cerita ini
Liputan Khusus Hilirisasi & Smelter Nikel →
- BRIN Siapkan Riset Terintegrasi untuk Dukung Hilirisasi Industri Energi
- Dewan Energi Nasional Dorong Hilirisasi Nikel untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia
- Satgas Hilirisasi Percepat Investasi, Bantu Atasi Hambatan Proyek
- Rantai Pasok Nikel dan Industri Baterai Nasional Perlu Terintegrasi
- Krakatau Steel Mulai Merambah ke Hilirisasi Nikel
- Menteri ESDM: Tanpa Hilirisasi, Negara Kaya SDA tak akan Pernah Maju sedang Anda baca
Agenda industri terdekat
- 2Nov
- 2NovKonferensi & Pameran Minerba Convex 20262–3 November 2026 · CXO Convention Center and Theater, Kuningan, Jakarta
- 4NovKonferensi & Pameran The 5th Nickel Producers, Processors & Buyers Conference4–5 November 2026 · Shangri-La Hotel, Jakarta






























