Beranda Korporasi Perkuat Poros Indonesia–Tiongkok, Huayou Raih Penghargaan Pengaruh Industri dan Riset Terbaik

Perkuat Poros Indonesia–Tiongkok, Huayou Raih Penghargaan Pengaruh Industri dan Riset Terbaik

(Foto: Dok Huayou)
Oleh Lili Handayani

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Perusahaan material energi global, Huayou, mencatatkan pencapaian penting dalam perayaan dua dekade Chinese Chamber of Commerce in Indonesia (Kadin Tiongkok di Indonesia).

Dalam agenda tersebut, Huayou sukses memboyong dua penghargaan sekaligus, yakni Outstanding Industry Influence Award dan Excellent Industry Research Report Award. Informasi ini disampaikan melalui akun resmi Huayou, @huayou.id, Rabu (13/1/2026).

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Dua apresiasi tersebut diberikan sebagai pengakuan atas peran strategis Huayou dalam mendorong perkembangan industri energi baru, khususnya melalui kekuatan riset, pengembangan teknologi, serta dampak positif yang dihasilkan bagi ekosistem industri.

Kadin Tiongkok di Indonesia menilai Huayou tidak hanya unggul dari sisi pengaruh industri, tetapi juga konsisten menghadirkan kajian dan laporan riset berkualitas yang berkontribusi nyata terhadap pengambilan keputusan serta arah pengembangan sektor energi baru.

Dalam kesempatan itu, Huayou turut memaparkan pandangan dan strategi perusahaan di hadapan jajaran pejabat tinggi Indonesia dan Tiongkok, serta para pelaku industri. Huayou menegaskan komitmennya untuk terus memperdalam kerja sama lintas negara, memperkuat aktivitas penelitian, dan mendorong inovasi berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan industri energi baru di Indonesia.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Sebagai informasi, Huayou merupakan perusahaan teknologi global asal Tiongkok yang bernaung di bawah Zhejiang Huayou Cobalt, dengan fokus utama pada pengembangan material baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), seperti kobalt, nikel, dan litium.

Huayou dikenal sebagai salah satu pemain utama dalam industri baterai global dengan model integrasi vertikal penuh, mulai dari eksplorasi sumber daya, pemurnian, produksi material katode, hingga daur ulang baterai.

Di Indonesia, Huayou tercatat memiliki investasi besar dalam pengembangan industri baterai terintegrasi, antara lain di Pomalaa (Sulawesi Tenggara), kawasan IMIP (Sulawesi Tengah), dan Weda Bay (Maluku Utara). Investasi tersebut diarahkan untuk membangun kawasan industri baterai yang hijau, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Huayou juga dikenal sebagai pengganti LG Energy Solution dalam proyek baterai EV nasional Indonesia, sekaligus menegaskan komitmennya terhadap prinsip environment, social, and governance (ESG) dalam setiap pengembangan bisnisnya.

Raihan penghargaan ini semakin mempertegas posisi Huayou sebagai aktor penting dalam rantai industri energi baru global, sekaligus menjadi pijakan strategis untuk memperkuat kemitraan ekonomi Indonesia–Tiongkok ke depan. Huayou optimistis kolaborasi yang terbangun akan memberikan nilai tambah jangka panjang bagi industri serta mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di kedua negara. (Lili Handayani)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik Pomalaa →

  1. PT Vale: ESG Jadi Kunci Masa Depan Nikel, Bukan Hanya Menambah Produksi
  2. IPIP: Wang Zhibin Spontan Menolong Ibu Hamil di Pomalaa
  3. Perkuat Poros Indonesia–Tiongkok, Huayou Raih Penghargaan Pengaruh Industri dan Riset Terbaik sedang Anda baca
  4. IPIP–Pemkab Kolaka Luncurkan Program Bahasa Mandarin dan Budaya Tiongkok untuk Pemuda Lokal
  5. Huayou Cari Pendanaan US$2,7 Miliar untuk Proyek Nikel Indonesia
  6. Antam Bangun Jalan Usaha Tani di Desa Totobo, Kabupaten Kolaka, Sulteng

Agenda industri terdekat

Semua agenda →