Beranda Berita Nasional APNI Protes Smelter Putus Kontrak Pasokan Bijih Nikel Dari Penambang Lokal

APNI Protes Smelter Putus Kontrak Pasokan Bijih Nikel Dari Penambang Lokal

Oleh Admin

NIKEL.CO.ID – Sekertaris Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Meidy Katrin Lengkey merasa keberatan atas kondisi pasar nikel domestik, dimana pihak Smelter memutus kontrak pasokan bijih nikel dari para penambang lokal dan memilih melakukan kontrak dengan perusahaan besar. Hal ini dinilai seperti halnya pasar dimonopoli oleh PT Antam.

Jika ini berlanjut, dikhawatirkan bakal mengancam keberlangsungan penambang skala kecil.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Menurut Meidy, salah satu smelter domestik terbesar yang beroperasi di Sulawesi Tenggara, PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) misalnya, baru saja memutus kontrak pasokan ore dari penambang lokal. Kemudian, kontrak tersebut diganti diambil alih oleh Antam.

“Kondisi ini memang business to business, sah-sah saja smelter beli dari manapun. Demikian juga Antam, sah-sah saja jual ke mana saja. Tapi bagaimana kondisi kami penambang lokal tidak bisa jualan yang ditutup kontraknya oleh pabrik besar, kita mau jualan ke mana,” ungkap Meidy saat menghadiri rapat dengan Bank Indonesia, Selasa (4/8).

Ia menyayangkan kondisi tersebut, mengingat posisi Antam yang dinilai memiliki cadangan nikel besar. Menurutnya, Antam akan lebih tepat jika memanfaatkan aset bijih nikel miliknya dengan meningkatkan kapasitas smelter yang ada, atau membangun smelter baru.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Ada yang tanya, kenapa Antam menjual ore. Antam punya cadangan besar, seharusnya membangun pabrik sendiri bahkan mengakomodir penambang lain untuk pasok ore,” ujar Meidy.

Pemutusan kontrak dari VDNI itu, dinilai menambah beban penambang lokal yang berada di Sulawesi Tenggara. Sebab, opsi untuk memasok ke pabrik lain akan membutuhkan tambahan biaya pengiriman, sehingga harga jual ore jadi kurang kompetitif.

“Pabrik yang lain kebutuhannya kecil, kalau kita kirim yang jauh kita tambah biaya tongkangnya,” jelas Meidy.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Berdasarkan laporan kinerja semester pertama tahun 2021, Antam mencatatkan produksi bijih nikel sebesar 5,34 juta ton, meningkat 287 persen ddibandingkan periode sebelumnya.

Hingga akhir tahun ini, Antam menargetkan total produksi bijih nikel sebesar 8,44 juta ton, meningkat 77 persen dibandingkan capaian produksi bijih nikel tahun 2020 sebesar 4,76 juta ton.

Menurut SVP Corporate Secretary Antam, Yulan Kustiyan, kenaikan produksi tersebut ditopang oleh pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri. Perusahaan pelat merah ini, mampu menyediakan kualitas produk bijih nikel yang sesuai dengan permintaan pasar.

Selain itu, Antam juga mampu menurunkan biaya tunai atau cash cost sehingga meningkatkan daya saing biaya.

“Perusahaan memiliki komitmen menjaga biaya produksi tetap rendah sehingga daya saing usaha produk Antam tetap positif, dan kualitas produk bijih nikel Antam sesuai dengan kebutuhan pasar domestik,” papar Yulan.

Sumber: tambang.co.id

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik #Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) →

  1. Direktur SDA: Berpengalaman Puluhan Tahun Sucofindo Miliki Mitra Bisnis Terpercaya
  2. APNI akan Rekomendasikan Tahan RKAB Pelaku Dugaan Ekspor Nikel Ilegal ke China
  3. APNI Mencari Sosok Ketua Umum Baru
  4. Unjuk Rasa Aktivis Lingkungan di Kantor APNI Dinilai Salah Sasaran
  5. APNI Menilai Ada Ketidakadilan Soal Uji Kadar Lokal Nikel
  6. APNI Protes Smelter Putus Kontrak Pasokan Bijih Nikel Dari Penambang Lokal sedang Anda baca

Agenda industri terdekat

Semua agenda →