

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan rubber crossing plate (RCP) dengan memanfaatkan limbah pengolahan nikel (nickel sludge) sebagai bahan penguat. Campuran tersebut membuat material karet memiliki kekuatan dan daya tahan yang lebih baik, termasuk tahan terhadap aus dan korosi, serta ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah.
Panel perlintasan berbahan karet alam yang dipasang di antara rel dan jalan raya tersebut dirancang untuk menciptakan permukaan perlintasan yang lebih rata dan stabil, sekaligus memberikan daya cengkeram yang baik bagi kendaraan.

Periset Pusat Riset Komposit dan Biomaterial BRIN, Ade Sholeh Hidayat, mengatakan, campuran nickel sludge membuat material karet memiliki kekuatan dan daya tahan yang lebih baik, termasuk tahan terhadap aus dan korosi, serta ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah.
“Secara teknologi kita sudah menguasai. Kini kita butuh sinergi industri dan kebijakan pemerintah untuk menerapkan teknologi ini demi standar keselamatan nasional yang lebih baik,” ujar Ade dalam keterangan resmi yang dikutip redaksi, Selasa (29/9/2026).

Perlintasan sebidang merupakan titik perpotongan antara jalur kereta api dengan jalan raya. PT KAI telah menata perlintasan sebidang dengan standar keselamatan modern, termasuk penggunaan material konstruksi, dengan merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) RI No. PM 36 Tahun 2011.
Inovasi RCP memiliki sejumlah manfaat, di antaranya meningkatkan keselamatan dengan menciptakan permukaan jalan di atas rel yang lebih rata dan tidak licin sehingga kendaraan dapat melintas dengan aman. Material tersebut juga dirancang agar tahan lama dan kuat meski sering dilintasi kendaraan berat serta terpapar cuaca ekstrem. Selain itu, RCP memanfaatkan bahan lokal berupa karet alam dalam negeri serta limbah nikel dari industri.

Penggunaan karet alam pada RCP juga disesuaikan dengan kondisi iklim tropis Indonesia yang memiliki paparan sinar matahari dan hujan cukup tinggi. Sementara itu, material komposit RCP dirancang agar tahan aus, tahan korosi, dan tahan terhadap paparan sinar ultraviolet (UV).
Dengan adanya kerja sama yang baik antara pemerintah dan pihak industri, bantalan karet ini diharapkan bisa segera dipasang di berbagai daerah demi menjaga keselamatan masyarakat. (Tubagus)







































