Beranda Berita Nasional BRIN Kembangkan Katode NMC541 Berbasis Nikel Didorong demi Kemandirian Baterai EV

BRIN Kembangkan Katode NMC541 Berbasis Nikel Didorong demi Kemandirian Baterai EV

81
0
(Foto: Dok BRIN)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperkuat riset material baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebagai upaya mendukung kemandirian industri baterai nasional dan mempercepat transisi energi di Indonesia. Salah satunya melalui pengembangan material katode berbasis nikel.

Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Material Energi BRIN, Yustinus Purwamargapratala, mengatakan, baterai kendaraan listrik banyak menggunakan katode berbasis litium nikel mangan kobalt oksida (NMC) lantaran memiliki keseimbangan antara kapasitas energi, ketahanan siklus, dan keamanan.

Material NMC541 dikembangkan dengan komposisi nikel, mangan, dan kobalt dalam rasio 5:4:1. Formulasi tersebut dirancang untuk menghasilkan baterai dengan densitas energi tinggi sekaligus memiliki stabilitas termal yang lebih baik.

“Modifikasi struktur NMC541 dilakukan untuk meningkatkan kapasitas retensi baterai, sehingga kinerjanya tetap optimal dalam jangka waktu lebih lama. Upaya ini juga bertujuan memperpanjang umur pakai baterai dan mempercepat proses pengisian daya guna mendukung pengembangan kendaraan listrik roda dua maupun roda empat,” kata Yustinus, dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/7/2026).

Berdasarkan hasil pengujian laboratorium, material katode NMC541 menunjukkan performa elektrokimia yang stabil dengan tingkat penurunan kapasitas yang relatif rendah setelah melalui berbagai siklus pengujian. BRIN menilai capaian tersebut menjadi langkah penting dalam mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor material aktif baterai.

Sementara itu, Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material BRIN, Ratno Nuryadi, menegaskan, penguasaan teknologi material baterai dari hulu hingga hilir menjadi fondasi dalam membangun rantai pasok industri baterai nasional yang berdaya saing.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-online-DTI-1024x341.jpg

Pengembangan material maju tidak hanya berperan dalam memperkuat industri dalam negeri, tetapi juga mendukung target dekarbonisasi nasional melalui pengembangan teknologi energi bersih.

“Pengembangan material aktif penyusun baterai, khususnya katode, memiliki peran penting dalam nilai ekonomi sel baterai. Oleh karena itu, riset material lokal harus terus didorong agar menghasilkan teknologi yang stabil, efisien, dan berdaya saing,” ujar Ratno.

BRIN ke depannya berencana memperluas kolaborasi dengan konsorsium riset baterai nasional, perguruan tinggi, serta mitra industri. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mempercepat pengembangan katode NMC541 menuju tahap pilot plant hingga memenuhi standar sertifikasi industri nasional, sehingga dapat mendukung penguatan ekosistem baterai kendaraan listrik berbasis sumber daya nikel Indonesia. (Fi Yun)

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-OK-Indomachinary-11-13-Agustus-1024x341.jpg