Beranda Berita Nasional Gubernur Sherly Tjoanda: Industri Pertambangan Menjadi Penyumbang Terbesar PDB Maluku Utara

Gubernur Sherly Tjoanda: Industri Pertambangan Menjadi Penyumbang Terbesar PDB Maluku Utara

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoandra (Foto: APNI/MNI)
Oleh Admin

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Industri pertambangan, khususnya nikel, menjadi penyumbang terbesar terhadap pendapatan dan produk domestik bruto (PDB) Maluku Utara.  Hal itu diungkapkan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, pada Indonesia Critical Mineral (ICM) 2025 yang digelar Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) dan Shanghai Metals Market (SMM) di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Jakarta, Selasa (3/6/2025).

“Pertumbuhan industri mining itu menyumbang 50% dari GDP Maluku Utara, tapi kenaikannya signifikan, sebesar 75% dari pertumbuhan hilirisasi nikel,” kata Sherly, yang pada acara itu menjadi pembicara khusus.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference
Ketua Umum APNI, Komjen Pol. (Purn) Drs. Nanan Soekarna, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dan Presiden SMM, Adam Fan (foto dari kiri ke kanan, Dok: APNI/MNI)

“Pertumbuhanya 72% berasal dari nikel dan total GDP saat ini 50%-nya juga dari nikel,” tambahnya.

Di samping itu, ia juga menyoroti masih potensi besar dari sektor lain yang belum tergarap optimal, seperti pertanian dan perikanan.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Dalam forum yang dihadiri para pelaku industri dan akademisi dari mancanegera, serta pengambil kebijakan nasional, Sherly juga menekankan pentingnya diversifikasi ekonomi agar Maluku Utara tidak terlalu bergantung pada sektor pertambangan. Oleh karenanya, mengajak semua pihak untuk mulai menata kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan dengan melibatkan sektor primer lainnya yang selama ini kurang mendapat perhatian.

Acara ICM 2025 ini menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan nasional untuk membahas masa depan mineral kritis Indonesia dalam mendukung transisi energi dan pembangunan ekonomi hijau. (Shiddiq/Lili/Rus)

https://event.cnfeol.com/en/event/324
Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik PDB →

  1. Perdagangan Dekarbonisasi Industri Menguat, Tambang Nikel Masuk Radar Transformasi Hijau
  2. Pemerintah Proyeksikan Investasi Hilirisasi Tembus US$618 Miliar hingga 2040
  3. Gubernur Sherly Tjoanda: Industri Pertambangan Menjadi Penyumbang Terbesar PDB Maluku Utara sedang Anda baca
  4. Menperin Dorong Hilirisasi Tambang di IWIP, Targetkan Investasi US$8 Miliar pada 2025

Agenda industri terdekat

Semua agenda →