
NIKEL.CO.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memperkuat pengawasan terhadap usaha pertambangan mineral dan batubara (minerba) di Indonesia. Salah satunya dengan penggunaan kombinasi teknologi machine learning dan artificial intelligence dalam pengolahan citra dan geodatasets.
“Kami akan terus melakukan pengawasan yang terpadu dengan menggunakan kombinasi media digital, sehingga perbaikannya dapat dilakukan segera,” kata Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara, Ditjen Minerba, Sujatmiko, Sabtu (10/7/2021).
Menurut Sujatmiko, optimalisasi teknologi ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar terhadap aktivitas pertambangan. Tidak hanya itu, langkah ini diyakini mampu meningkatkan kontribusi minerba dalam memajukan perekonomian nasional.
Besarnya kontribusi minerba dapat dilihat dari sumbangsih dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2020 yang mencapai Rp 34,65 triliun dan Rp 1,67 triliun untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM).
“Tentu ini bukan (jumlah) uang yang sedikit bagi perekonomian nasional,” tegasnya.
Sumber: petrominer.com
Perkembangan cerita ini
Topik Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Investasi →
- Pemerintah Optimasi Penggunaan Teknologi Dalam Pengawasan Tambang sedang Anda baca
- Bahlil: Hilirisasi Industri Sejalan Visi Transformasi Ekonomi
- Pemerintah Godok Aturan Pengawasan dan Pengendalian Investasi
Istilah di artikel ini
- PNBP
- Penerimaan Negara Bukan Pajak
Agenda industri terdekat
- 2Nov
- 2NovKonferensi & Pameran Minerba Convex 20262–3 November 2026 · CXO Convention Center and Theater, Kuningan, Jakarta
- 4NovKonferensi & Pameran The 5th Nickel Producers, Processors & Buyers Conference4–5 November 2026 · Shangri-La Hotel, Jakarta





























