Beranda Berita Nasional Minerba Convex 2026 Dorong Hilirisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Lingkar Tambang

Minerba Convex 2026 Dorong Hilirisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Lingkar Tambang

Ketua Panitia Minerba Convex 2026, Catur Gunadi saat memberikan laporan pelaksanaan Minerba Convex 2026 di JiExpo, Jakarta, Senin (2/11/2026). (Foto: MNI/Lili Handayani)
Oleh Momon Tarmono

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Minerba Convex 2026 mendorong penguatan hilirisasi mineral dan batu bara yang diiringi pemberdayaan masyarakat di wilayah lingkar tambang. Upaya tersebut dinilai penting agar peningkatan nilai tambah industri pertambangan juga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.

Ketua Panitia Minerba Convex 2026, Catur Gunadi, mengatakan hilirisasi dan transisi energi merupakan dua agenda besar yang perlu berjalan beriringan. Namun, keberhasilan kedua agenda tersebut tidak hanya ditentukan oleh perkembangan industri, tetapi juga oleh peningkatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat di daerah pertambangan.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Namun Bapak Menteri, hilirisasi dan transisi energi akan kehilangan maknanya jika masyarakat lingkar tambang tidak ikut naik kelas,” ujar Catur dalam laporan pembukaan Minerba Convex 2026 yang diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di JIExpo, Jakarta, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, prinsip tersebut menjadi landasan penyelenggaraan Minerba Convex tahun ini yang mengangkat tema “Membangun Bangsa, Memberdayakan Masyarakat”.

Tema tersebut menegaskan pentingnya menyeimbangkan penguatan industri melalui hilirisasi dengan pemberdayaan masyarakat melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berkelanjutan.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Catur menjelaskan, fokus utama Minerba Convex 2026 mencakup pembahasan regulasi dan program PPM. Hilirisasi mineral serta pengolahan batu bara diharapkan menghasilkan nilai tambah, sementara program pemberdayaan masyarakat diarahkan untuk meningkatkan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah pertambangan.

“Tahun ini, industri kita berada di persimpangan kepentingan. Ada dinamika regulasi baru,” katanya.

Ia menyebut sejumlah penyesuaian kebijakan yang menjadi perhatian pelaku industri, termasuk penyesuaian Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan Domestic Market Obligation (DMO) batu bara serta penguatan aturan DHE. Catur menyambut dinamika regulasi tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat tata kelola dan kemandirian bangsa.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Di sisi lain, Minerba Convex 2026 dirancang tidak hanya sebagai forum pembahasan kebijakan, tetapi juga sebagai ruang pertemuan antara pemerintah dan pelaku usaha. Catur menyampaikan terdapat tiga fungsi utama yang ingin dibangun melalui penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Pertama, menjadi wadah dialog kebijakan antara pemerintah, khususnya Kementerian ESDM dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara, dengan pelaku usaha.

Kedua, menjadi marketplace industri yang mempertemukan kebutuhan sektor mineral dan batu bara dengan teknologi serta investasi.

Ketiga, menjadi ruang pemberdayaan yang menghubungkan UMKM binaan di wilayah lingkar tambang dengan rantai pasok industri.

“Dan yang ketiga adalah sebagai ruang pemberdayaan yang mengkurasi UMKM binaan lingkar tambang dengan rantai pasok industri,” jelasnya.

Melalui pendekatan tersebut, UMKM di sekitar tambang diharapkan tidak hanya menjadi penerima program bantuan, tetapi juga memiliki peluang untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi industri pertambangan. Keterhubungan dengan rantai pasok dinilai dapat membuka akses pasar dan memperkuat keberlanjutan usaha masyarakat lokal.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Minerba Convex 2026 menghadirkan sejumlah kegiatan, antara lain coaching clinic, konvensi, forum diskusi, pameran, edukasi, dan business matching.

Catur menyampaikan penyelenggaraan tahun ini didukung 98 narasumber dan 48 eksibitor yang terdiri atas pelaku industri, perguruan tinggi, serta sejumlah lembaga negara. Kegiatan tersebut juga memperoleh dukungan dari 30 sponsor.

Jumlah pengunjung dan peserta ditargetkan mencapai lebih dari 17.000 orang hingga penutupan acara pada hari berikutnya. “Kami berharap Minerba Convex kali ini menghasilkan komitmen nyata, industri mineral dan batu bara yang semakin kuat dan masyarakat lingkar tambang yang semakin berdaya,” pungkasnya. (Lili Handayani)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Liputan Khusus Hilirisasi & Smelter Nikel →

  1. Minerba Convex 2026 Dorong Hilirisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Lingkar Tambang sedang Anda baca
  2. HPM Tak Diikuti Smelter, APNI Soroti Tekanan Terhadap Penambang Nikel
  3. BRIN Siapkan Riset Terintegrasi untuk Dukung Hilirisasi Industri Energi
  4. Dewan Energi Nasional Dorong Hilirisasi Nikel untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia
  5. Satgas Hilirisasi Percepat Investasi, Bantu Atasi Hambatan Proyek
  6. Rantai Pasok Nikel dan Industri Baterai Nasional Perlu Terintegrasi

Istilah di artikel ini

DHE
Devisa Hasil Ekspor
Kamus istilah lengkap →

Agenda industri terdekat

Semua agenda →