Beranda Berita Nasional Belum Sampaikan RKAB, Dinas ESDM Provinsi Maluku Utara Stop Aktivitas 10 Perusahaan...

Belum Sampaikan RKAB, Dinas ESDM Provinsi Maluku Utara Stop Aktivitas 10 Perusahaan Tambang

Oleh Admin

NIKEL.co.id– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) melalui Dinas ESDM mengambil langkah tegas kepada 10 perusahaan tambang yang hingga saat ini belum menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) tahun 2020 ke Pemprov dengan cara menghentikan seluruh aktivitas pertambangan.

Ke 10 Perusahaan tambang yang mendapat sanksi penghentian kegiatan tersebut adalah:

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference
  1. PT. Bawo Kekal Sejahtera Internasional
  2. PT. Lopoly Mining CDX
  3. PT. Miniral Elok Sejahtera
  4. PT. Putra Pangestu
  5. PT. Obi Prima Nikel
  6. PT. Karya Cipta Sukses Lestari
  7. PT. Kurun Cerah Cipta
  8. PT. Makmur Jaya Lestari
  9. PT. Shana Tova Anugerah
  10. PT. Wana Halmahera Barat Permai Unit.

Kepala Dinas ESDM Malut, Hasyim Daeng Barang menyampaikan, sanksi penghentian operasi dilakukan mengingat hingga batas waktu yang diberikan 22 Juli kemarin, ke 10 perusahaan itu belum juga menyampaikan RKAB

Sebelumnya kata dia, ada 20 perusahaan yang mendapat sanksi, namun 10 diantaranya sudah memasukkan RKAB dan telah direaleasisasi.

“Sepuluh Perusahaan lain kami hentikan sementara sampai mereka masukan RKAB,” ucapnya.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Dia mengatakan, ke 10 perusahaan itu masih akan diberikan waktu hingga akhir tahun untuk memasukkan RKAB. Jika tidak, maka Izin Usaha Pertambangan (IUP) akan dicabut, sebagaimana yang diatur dalam Permen ESDM Nomor 7 Tahun 2020 tentang tata cara pemberian wilayah, perizinan, dan Pelaporan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batu bara.

“Permen Nomor 7 Tahun 2020 itu setiap perusahaan wajib melaporkan rencana kegiatan belanja tahunan. Karena yang menghentikan sementara waktu itu kegiatan produksinya beda-beda, ada nikel, emas, dan pasir besi,” terangnya.

Sumber: harianhalmahera.com

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik #Izin Usaha Pertambangan (IUP) →

  1. Perketat Perizinan Tambang, Menteri ESDM Terbitkan Permen ESDM 12/2026
  2. Soal Prabowo Perintah Tertibkan Konsesi Tambang, Bahlil: Gue Eksekusi!
  3. Bahlil Sebut NTB dan Papua dalam Evaluasi Lima IUP Mangkrak
  4. Presiden Perintahkan Menteri Bahlil Cabut IUP Tambang Mangkrak Dua Tahun
  5. Perusahaan Asal China Ini Incar Tiga Tambang Nikel di Sulawesi
  6. Belum Sampaikan RKAB, Dinas ESDM Provinsi Maluku Utara Stop Aktivitas 10 Perusahaan Tambang sedang Anda baca

Istilah di artikel ini

RKAB
Rencana Kerja dan Anggaran Biaya
IUP
Izin Usaha Pertambangan
Kamus istilah lengkap →

Agenda industri terdekat

Semua agenda →