Beranda Berita Nasional Industri Aki EV segera Groundbreaking, Antam Siap Suplai Limonit

Industri Aki EV segera Groundbreaking, Antam Siap Suplai Limonit

Direktur Pengembangan Usaha Antam, Dolok Robert Silaban. Foto: Dok. Antam
Oleh Admin

NIKEL.CO.ID, 19 September 2022-Groundbreaking industri aki kendaraan listrik yang dikembangkan PT Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Aneka Tambang Tbk (Antam) bersama Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co., Ltd (CBL) dan LG Energy Solution akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Proyek terintegrasi hulu-hilir ini akan menyerap puluhan juta ton bijih nikel per tahun.

PT Antam, salah satu perusahaan yang tergabung dalam holding PT IBC sedang mengembangkan proyek industri aki kendaraan listrik terintegrasi hulu-hilir. Sebelumnya, Antam dan IBC telah menandatangani framework agreement atau perjanjian awal dengan CBL dan LG. Kedua framework agreement akan ditandatangani awal tahun ini dan diperkirakan memiliki total investasi US$ 15 miliar atau setara Rp 215 triliun.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Direktur Pengembangan Usaha Antam, Dolok Robert Silaban dalam Public Expose Live 2022 secara virtual menjelaskan, Antam bekerjasama dengan CBL dan LG akan memasok bijih nikel berkadar rendah atau limonit. Nantinya bijih nikel tersebut akan diambil dari kawasan Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara.

Dolok Robert Silaban memperkirakan kapasitas penyerapan bijih nikel untuk CBL bisa mencapai 18 juta ton per tahun. Sedangkan LG akan menyerap bijih nikel dengan kapasitas 16 juta ton bijih nikel per tahun.

Rencananya groundbreaking pembangunan industri aki EV akan dilaksanakan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Hal ini akan disesuaikan dengan jadwal dari kesepakatan masing-masing perusahaan untuk menentukan joint venture (JV) tersebut.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

 “Total kapasitas penyerapan bijih nikel akan berada di kisaran 32 juta ton-34 juta ton per tahun. Hal ini akan menjadi pengembangan di sektor hulu untuk memanfaatkan bijih nikel kadar rendah,” kata Dolok Robert Silaban.

Posisi Antam akan berada di industri hulu. Dalam joint venture ini, Antam memiliki 51% saham dan sisanya 49% dimiliki oleh CBL atau LG. Bersama dengan kedua mitra tersebut, Antam akan memproduksi bijih nikel sekitar 34 juta ton per tahun untuk memenuhi kapasitas CBL dan LG.

Disampaikan, saat ini Antam sedang menyelesaikan kesepakatan joint venture dengan kedua mitra tersebut. (Chiva/Syarif)

Artikel ini berguna?

Agenda industri terdekat

Semua agenda →