Beranda Berita Nasional Syarif Fasha: LTJ dan Mineral Ikutan Radioaktif Ternyata Mengikuti Proses Penambangan Nikel

Syarif Fasha: LTJ dan Mineral Ikutan Radioaktif Ternyata Mengikuti Proses Penambangan Nikel

Anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha (Foto: Tangkapan Layar TV Parlemen)
Oleh Tubagus Rachmat

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Hingga saat ini belum ada data pasti mengenai jumlah material ikutan radioaktif, termasuk logam tanah jarang (LTJ) dan uranium, yang ikut terbawa dalam aktivitas pertambangan dan ekspor mineral. LTJ dan mineral ikutan radioaktif ternyata mengikuti proses penambangan dan eksplorasi komoditas seperti nikel dan timah.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII bersama Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapetan), di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Kami baru mengetahui bahwa LTJ dan mineral ikutan radioaktif ini ternyata mengikuti proses penambangan-penambangan eksplorasi, seperti nikel dan timah,” ungkap Syarif.

Ia berpandangan, Bapeten harus melihat ini semua dan menjadi pagar. Nantinya jangan sampai material yang diperebutkan dunia saat ini membuat Indonesia tidak berdaulat lagi. Karena, salah satu LTJ itu cadangannya sangat besar di negeri ini sampai-sampai Presiden Donald Trump terpincut dengan LTJ Indonesia.

Selain itu, politikus Partai Nasdem ini juga menyoroti laporan Badan Industri Mineral (BIM) mengenai potensi deposit LTJ di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan, Bangka, dan Sulawesi Selatan. Daerah-daerah tersebut, katanya menekankan, perlu menjadi fokus prioritas pengawasan agar kegiatan eksplorasi dan penambangan tidak mengabaikan material ikutan strategis.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Jadi, apakah perlu penguatan regulasi, perlu dukungan kami nanti untuk penguatan regulasi dan lain sebagainya. Kami inginkan Bapeten tidak hanya menunggu, tetapi harus ke depan nantinya dapat lebih aktif,” katanya.

Sebagai penutup, ia mengingatkan agar Bapeten menjalankan perannya secara proaktif dalam pengawasan, tidak hanya menunggu laporan atau aduan, tetapi mengambil langkah untuk mencegah lolosnya material terkait logam tanah jarang dan mineral ikutan radioaktif.

“Jangan sampai nanti, ibarat Bapeten punya warung cuma menunggu tetapi lalai melakukan pengawasan bahwa di suatu daerah terkandung material LTJ dan sebagainya lolos,” pungkasnya. (Tubagus)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik Badan Industri Mineral →

  1. Ketum APNI Hadiri HUT Ke-36 Perhapi
  2. Perkuat Rantai Nilai Mineral Kritis, Perminas Gandeng NEM Kembangkan LTJ dan Niobium
  3. Syarif Fasha: LTJ dan Mineral Ikutan Radioaktif Ternyata Mengikuti Proses Penambangan Nikel sedang Anda baca
  4. Komisi XII: Terlalu Fokus Menjual Bahan Baku, Material Bernilai Tinggi belum Dimanfaatkan Optimal
  5. Pemerintah Pacu Hilirisasi Nikel dan LTJ, DPR Singgung Mineral Ikutan
  6. Julian Ambassador Shiddiq Resmi Dilantik sebagai Pejabat Baru BIM

Agenda industri terdekat

Semua agenda →