Beranda Tambang CPI Forum 2026 Resmi Dibuka, Soroti Peran Mineral Kritis dalam Transisi Energi...

CPI Forum 2026 Resmi Dibuka, Soroti Peran Mineral Kritis dalam Transisi Energi Global

89
0
Chairman of CPI Forum 2026, Oki B. Wijayanto (Foto: MNI/Tubagus)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Mineral kritis dan logam tanah jarang (LTJ) semakin dibutuhkan seiring berlangsungnya transisi energi global dari bahan bakar fosil menuju energi hijau. Hal itu diungkapkan Chairman of CPI Forum 2026, Oki B. Wijayanto, saat membuka CPI Forum 2026 di Hall Kemdiktisaintek, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

“Tema ini jadi sangat relevan karena saat ini kita berada di sebuah titik balik sejarah yang sangat penting, yakni transisi energi global dari pembakaran fosil menuju energi hijau, kendaraan listrik hingga industri pertahanan, dan energi lebih tinggi yang membutuhkan listrik juga persediaan mineral kritis dan logam tanah jarang,” ujar Oki.

Indonesia, katanya melanjutkan, berada pada posisi penting dalam transformasi industri global karena memiliki cadangan dan basis pengelolaan mineral strategis yang masuk dalam jajaran besar dunia. Kondisi itu menjadi tantangan bagi Indonesia untuk tidak lagi hanya mengeksploitasi dan menjual bahan mentah, tetapi meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi.

“Tantangan kebijakan kita hari ini bukan lagi sekedar mengeksploitasi dan menjual barang mentah, melainkan bagaimana hilirisasi memberikan nilai tambah yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat serta memastikan untuk menjaga standar keberlanjutan yang sangat penting,” katanya.

Ia menilai, pemanfaatan mineral kritis perlu menjadi bagian dari penguatan industri nasional. Karena itu, CPI Forum 2026 menjadi wadah untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia dalam pengembangan dan pemanfaatan mineral kritis.

“CPI adalah arsitek strategis yang memperkuat industri. Dengan potensi dan profesionalitas yang kita miliki, kita harus mampu membantu pemanfaatan mineral kritis,” ujarnya.

Oleh sebab itu, dia mengajak seluruh peserta dan pemangku kepentingan memanfaatkan forum itu untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia. Ia berharap CPI Forum 2026 dapat menjadi sarana untuk mendorong kemandirian energi dan memperkuat industri pertahanan nasional.

“Acara CPI yang diselenggarakan hari ini adalah wadah dan menjawab tantangan yang ada didepan kita saat ini. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta dan semua pemangku kepentingan untuk memanfaatkan forum ini sebagai sarana yang optimal untuk kemandirian energi dan pertahanan industri nasional,” pungkasnya. (Tubagus)