Beranda Tambang Jangan Lengah! Kaya SDA belum Tentu Negara Itu Sukses

Jangan Lengah! Kaya SDA belum Tentu Negara Itu Sukses

Prof. Mohammad Ikhsan
Oleh Admin

NIKEL.CO.ID, 13 Oktober 2022-Profesor Mohammad Ikhsan mengatakan, proses hilirisasi merupakan sejarah yang panjang dalam peradaban manusia. Banyak yang berhasil, sebaliknya banyak juga yang gagal.

“Yang menarik, yang gagal itu memiliki ciri-ciri  yang mirip dengan kondisi di Indonesia. Sementara yang berhasil justru negara-negara yang tidak terlalu banyak memiliki sumber daya alam,” kata Prof. Mohammad Ikhsan, sebagai moderator diskusi Investing in Downstream Industries di JCC, Rabu (12/10/2022).

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Sebagai akademisi, Prof. Mohammad Ikhsan melihat gambaran hilirisasi nikel yang saat ini sedang dibumikan Pemerintah Indonesia melalui hipotesis. Indonesia memiliki kandungan dan cadangan nikel terbesar di dunia. Namun, baru beberapa tahun belakangan ini industri hilir pengolahan nikel mulai masif berkembang di Indonesia.

“Hipotesisnya, apakah hilirisasi selalu membantu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Boleh kita simpulkan bahwa sumber kekayaan alam itu penting, namun bukan merupakan salah satu syarat yang paling utama,” jelas salah satu Guru Besar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) ini.

Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Ekonomi ini mengaku membaca salah satu buku Ekonom Tiongkok,  Justin Yifu Lin. Dalam buku mantan perwira militer Taiwan yang akhirnya bergabung ke Tiongkok daratan pada 1979, ini disebutkan ada 6 faktor yang menjadi proses keberhasilan hilirisasi.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Faktor pertama, negara yang mempunyai sumber daya alam tentu mempunyai peluang lebih besar untuk sukses. Kedua, proses huluniasi harus didukung oleh kebijakan makro dan kondisi politik yang stabil. Ketiga, hilirisasi tidak akan berhasil jika tidak ada ekosistem yang komplet.

Keempat, disampaikan Prof. Mohammad Ikhsan, kita harus pintar membuat kebijakan, di antara semua ekosistem itu tidak semuanya diambil untuk diolah dihilir. Kelima, proses hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah tidak bisa disamaratakan untuk semua produk komoditas.Kemudian keenam, kesuksesan hilirisasi perlu didukung dari sisi logistik.

Menurut mantan Staf Ahli Wakil Presiden Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla ini, untuk mencapai keberhasilan hilirisasi membutuhkan proses panjang. Setidaknya seperti yang disebutkan dalam buku Justin Yifu Lin. (Syarif)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Liputan Khusus Hilirisasi & Smelter Nikel →

  1. Efisiensi Energi Smelter sebagai Langkah Awal Dekarbonisasi Industri Nikel
  2. Pemerintah Perlu Lindungi Smelter yang Sudah Beroperasi, Bukan Dorong Tambah Kapasitas Produksi
  3. APNI Soroti Kepastian Pasokan Bahan Baku Nikel Untuk Smelter
  4. Irwandy Arif: Kuota Bijih Nikel Harus Sesuai Kebutuhan Smelter
  5. Ceria Minta Pemerintah Jamin Pasokan Bijih Nikel Untuk Smelter
  6. Jangan Lengah! Kaya SDA belum Tentu Negara Itu Sukses sedang Anda baca

Agenda industri terdekat

Semua agenda →