Beranda Berita Nasional Hadapi Ekonomi Global Tak Tentu, Investasi Meningkat dengan Menjaga Stabilitas Nasional

Hadapi Ekonomi Global Tak Tentu, Investasi Meningkat dengan Menjaga Stabilitas Nasional

Oleh Shiddiq

NIKEL.CO.ID, 12 Oktober 2022 – Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, untuk menghadapi perekonomian global dalam keadaan gelap dan tidak menentu akibat perang antara Rusia dan Ukraina masih ada secercah harapan untuk Indonesia agar investasi tetap meningkat dengan menjaga kepemimpinan dan stabilitas nasional.

Hal itu disampaikan Menteri Bahlil dalam acara seminar Investor Daily Summit 2022 di JCC pada hari kedua, Rabu (12/10/2022) dalam pemaparan Penyebaran Investasi yang bertema Investing in Downstream Industries.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Kementerian Investasi dan BKPM pada tahun 2023 diberikan tugas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencapai target investasi sebesar Rp1.400 triliun. Namun di saat bersamaan di tahun 2023 diperkirakan ekonomi global dalam keadaan gelap.

“Sekarang sekalipun ekonomi global tidak menentu akibat perang Ukraina dan Rusia yang pintu masuknya adalah pangan dan minyak. Tapi kita mempunyai secercah harapan untuk di Indonesia, yang penting leadership (kepemimpinan) nasional kita dan stabilitas nasional kita, kita harus jaga bersama-sama. Ini pintu masuknya,” kata Bahlil.

Menurut Bahlil, kebijakan pemerintah ke depan fokus pada sektor hilirisasi. Untuk melaksanakan hilirisasi ada dua konsep yang harus dibangun, yaitu penggunaan teknologi dan nilai investasi padat karya.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Arah kebijakan investasi ke depan kita lebih mendorong sektor hilirisasi. Ada dua konsep yang kita bangun, satu adalah hilirisasi yang berbasis pada teknologi untuk bagaimana menciptakan nilai tambang. Yang kedua adalah nilai investasi yang kita dorong untuk bagaimana padat karya,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Bahlil, salah satu tujuan investasi adalah menciptakan lapangan pekerjaan, dan saat ini ada 7 juta orang yang sedang mencari lapangan pekerjaan.

“Hari ini 7 juta lapangan existing yang siap mencari lapangan pekerjaan. 2,9 juta rata-rata per tahun dan ketika kasus covid ini, kita masih mempunyai 5 sampai 6 juta yang kena, mohon maaf, PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dari perusahaan. Totalnya 15 sampai 16 juta,” paparnya.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Sedangkan dari pemerintah dalam menyediakan lapangan pekerjaan dari berbagai intansi, mulai dari TNI, Polri, BUMN, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) hanya baru 1 juta.

“Angkatan kerja yang bisa direkrut langsung oleh pemerintah lewat TNI/Polri, BUMN, dan ASN tidak lebih dari 1 juta,” sambungnya.

Sehingga, menurut Bahlil, para pengusaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak dari pemerintah.

“Jadi yang akan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak adalah Bapak Ibu semua yang di dunia usaha,” tukas Bahlil. (Shiddiq)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia →

  1. Sejarah Baru, Indonesia Resmikan Pabrik Baterai dan Kendaraan Listrik Hyundai
  2. Pencabutan IUP Wewenang Utama Kementerian ESDM
  3. Investasi 2023 Capai Rp1.407 Triliun dan 1,8 Juta Lapangan Kerja
  4. Larang Ekspor Nikel,  Investasi Hilirisasi PMA Triwulan l 2022 Meningkat Rp 147,2 Triliun
  5. Hadapi Ekonomi Global Tak Tentu, Investasi Meningkat dengan Menjaga Stabilitas Nasional sedang Anda baca

Agenda industri terdekat

Semua agenda →