Beranda Berita Nasional Setelah Sukses Luncurkan Motor Listrik Gesits, WIKA Akan Rambah Industri Smelter Nikel...

Setelah Sukses Luncurkan Motor Listrik Gesits, WIKA Akan Rambah Industri Smelter Nikel & Perakitan Baterai EV

Oleh Admin
WIKA menargetkan investasi smelter nikel yang merupakan bahan baku baterai kendaraan listrik terealisasi pada 2022.

NIKEL.CO.ID – PT Wijaya Karya (WIKA) punya rencana untuk terjun dalam industri baterai listrik. Salah satu target paling dekat akan direalisasikan melalui rencana investasi di bidang smelter nikel yang merupakan bahan baku baterai kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) pada 2022.

“Kami ada rencana leading pembangunan smelter nikel. WIKA punya motor listrik dan komponen paling besar baterai. Baterai masih impor,” ucap Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito dalam Webinar “Mengukur Infrastruktur”, Rabu (14/4/2021).

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Smelter yang dicanangkan WIKA ini nantinya memiliki kemampuan memproses High Pressure Acid Leach (HPAL) dan Rotary Kiln-Electric Furnace (RKEF). Hasilnya nantinya dapat menjadi bahan baku yang dapat digunakan untuk diproses lebih lanjut sebelum digunakan dalam industri baterai.

“Kami punya cita-cita tidak hanya mengerjakan smelter, tapi juga ingin berkontribusi berinvestasi di RKEF dan HPAL bahan dasar baterai,” ucap Agung.

Agung bilang dirinya mengetahui kalau sejumlah BUMN sudah lebih dulu terjun dalam industri baterai listrik untuk kendaraan elektrik. Sebut saja PT Indonesia Battery Corporation yang merupakan konsorsium PT Pertamina, PT PLN, PT Inalum, dan PT Antam.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Namun WIKA katanya tetap tertarik berpatisipasi. Salah satunya melalui pembangunan smelter untuk mengolah nikel.

Tidak hanya mengolah nikel, WIKA kata Agung juga berencana untuk terjun lebih jauh dalam rantai pasok baterai. Salah satunya WIKA berminat terlibat pada proses perakitannya atau assembly baterai kendaraan listrik.

“2024 kami bertranformasi dari WRK menjadi WIKA Energi, WIKA Bitumen yang memproduksi aspal nasional, kami harapkan sudah bisa IPO, lalu kami mulai assembly baterai,” ucap Agung.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Baca selengkapnya di artikel tirto.id dengan judul “WIKA akan Rambah Industri Smelter Nikel & Perakitan Baterai EV“.

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Liputan Khusus Hilirisasi & Smelter Nikel →

  1. BRIN Siapkan Riset Terintegrasi untuk Dukung Hilirisasi Industri Energi
  2. Dewan Energi Nasional Dorong Hilirisasi Nikel untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia
  3. Satgas Hilirisasi Percepat Investasi, Bantu Atasi Hambatan Proyek
  4. Rantai Pasok Nikel dan Industri Baterai Nasional Perlu Terintegrasi
  5. Krakatau Steel Mulai Merambah ke Hilirisasi Nikel
  6. Setelah Sukses Luncurkan Motor Listrik Gesits, WIKA Akan Rambah Industri Smelter Nikel & Perakitan Baterai EV sedang Anda baca

Istilah di artikel ini

HPAL
High Pressure Acid Leaching
RKEF
Rotary Kiln Electric Furnace
Kamus istilah lengkap →

Agenda industri terdekat

Semua agenda →