Beranda Maret 2024 Kementerian ESDM Setujui 107 RKAB Nikel

Kementerian ESDM Setujui 107 RKAB Nikel

Kementerian ESDM saat melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI. (Foto: Lili Handayani)
Kementerian ESDM saat melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI. (Foto: Lili Handayani)
Oleh Lili Handayani

NIKEL.CO.ID, JAKARTA- Plt Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Bambang Suswantono menyampaikan sebanyak 107 rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) yang diajukan tambang nikel telah disetujui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Dijelaskan Bambang, total RKAB dalam sektor pertambangan mineral yang telah disetujui berjumlah 191 perusahaan hingga (18/3/2024) ini.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Setelah dilakukan proses evaluasi terhadap seluruh, 731 RKAB (mineral) yang masuk ke Direktorat Jenderal Minerba, dengan rincian sebagai berikut, yang kami laksanakan di sini. Penyelesaian RKAB, saat ini 201 permohonan, 191 persetujuan, dan 10 penolakan,” ungkap Bambang, dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI, di Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (19/3/2024).

Sampai dengan saat ini, lanjut Bambang, masih terdapat 530 permohonan yang masih diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan.

“Adapun pengajuan RKAB sektor pertambangan mineral yang diterima Kementerian ESDM mencapai 731 rancangan. Dari seluruh pengajuan tersebut lalu dievaluasi terlebih dahulu berdasarkan kriteria administrasi, sumber daya dan cadangan, penambangan, pengolahan, pemasaran, PPM, keuangan dan PNBP, serta keselamatan pertambangan,” jelas Bambang.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Dirinya menerangkan, RKAB tambang mineral yang paling banyak disetujui adalah nikel dengan total 107 perusahaan, bauksit 19, timah 12, tembaga 2, emas dan perak 19, konsentrat besi 23, dan bijih galena 1. Total kapasitas produksi komoditas nikel ada 107 RKAB yang telah disetujui yaitu sebesar 152.619.780,56 ton.

“Dari 191 permohona RKAB yang telah disetujui, di tahun 2024, kapasitas produksi RKAB yang disetujui sebagai berikut, dari komoditas nikel sebanyak 107 badan usaha dengan kapasitas produksi sebesar 152,62 juta ton,” terangnya.

Sementara itu, kapasitas untuk bauksit pada rentang yang sama mencapai 15,87 juta ton, timah 44,48 juta ton, tembaga 99,24 juta ton, emas 20.711 kg, perak 112.508 kg, konsentrat besi 6,45 juta ton, dan bijih galena 243.310 ton. (Lili Handayani)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Liputan Khusus RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) →

  1. FINI Apresiasi Perkembangan Minerba Convex 2026
  2. Ditjen Minerba Pastikan Evaluasi RKAB Disesuaikan Dengan Kemampuan Perusahaan
  3. Bahlil: RKAB Untuk Mencegah Kelebihan Pasokan Yang Berpotensi Menekan Harga Nikel di Pasar Global
  4. APNI Minta Penetapan RKAB Perhitungkan Pasokan dan Permintaan Nikel Global
  5. Minerba Convex 2026 Digelar 2–3 November, ESDM Dorong Dialog Industri Pertambangan
  6. Kementerian ESDM Setujui 107 RKAB Nikel sedang Anda baca

Istilah di artikel ini

RKAB
Rencana Kerja dan Anggaran Biaya
PNBP
Penerimaan Negara Bukan Pajak
Kamus istilah lengkap →

Agenda industri terdekat

Semua agenda →