Beranda Berita Nasional Menteri Perindustrian Sayangkan Impor Truk untuk Industri Tambang dalam Negeri

Menteri Perindustrian Sayangkan Impor Truk untuk Industri Tambang dalam Negeri

Agung Gumiwang Kartasasmita
Agung Gumiwang Kartasasmita. Dok: MNI/Aninda
Oleh Admin

NIKEL.CO.ID, JAKARTA–Sekitar 6.000 unit truk yang digunakan di pertambangan Indonesia itu impor. Padahal, industri dalam negeri sudah dapat menyuplai truk tambang.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, pada Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2024 yang akan berlangsung 7-10 Maret 2024 di Jakarta Convention Center (JCC).

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Agus menyampaikan sambutan sekitar pukul 09.00 WIB pada Jumat (8/3/2024) di Hall A. Dalam sambutannya, Agus menyampaikan, isu impor truk tambang sudah seharusnya menjadi perhatian publik. 

“Kalau kita audit truk-truk yang diimpor dan digunakan oleh perusahan-perusahaan tambang tidak memenuhi standar yang sudah ditetapkan oleh kementerian terkait,” kata pria kelahiran 3 Januari 1969 ini.

Menurutnya, Kemenperin sudah menetapkan dan mendorong agar standar truk-truk yang digunakan di Indonesia at least Euro 4. Industri di Indonesia sudah mampu memproduksi Euro 4. Oleh sebab itu, jangan sampai impor truk tidak sesuai standar yang diharapkan. 

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Penting juga bagi kami di Kemenperin, jangan sampai hal itu menjadi opportunity loss dari industri dalam negeri,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta Dirjen Kemenperin bersama pihak terkait di Kemenperin untuk melihat regulasi yang bisa diterbitkan agar bisa membantu penyerapan industri truk dalam negeri.

“Untuk truk jenis light duty tipe pickup (LTD Pickup), kita berikan apresiasi karena produksinya sudah memenuhi kebutuhan dalam negeri. Truk dalam negeri sudah dipasok oleh industri dalam negeri dan sudah diekspor ke sekitar 50 negara, meliputi kawasan ASEAN, Asia Timur dan Afrika,” beber Agus.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Adapun total ekspor sudah mencapai sekitar 25.000 unit. Agus melanjutkan bahwa Indonesia sudah cukup mandiri berkaitan dengan LTD Pickup. (Aninda)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik Industri Tambang →

  1. Kualitas Bijih Menurun, Efisiensi Operasional Jadi Tantangan Industri Nikel
  2. Geopolitik dan RKAB Jadi Tantangan Utama Industri Tambang
  3. Ketum APNI: Minerba Convex 2025 Jadi Momentum Satukan Persepsi Industri Tambang
  4. APNI: Indonesia Sudah Terapkan Prinsip-prinsip ESG dengan Kearifan Lokal
  5. Eramet Komitmen Dekarbonisasi untuk Dukung Transisi Energi
  6. Menteri Perindustrian Sayangkan Impor Truk untuk Industri Tambang dalam Negeri sedang Anda baca

Agenda industri terdekat

Semua agenda →