Beranda Berita Nasional Kemenperin: Ekspansi Pertambangan Dorong Permintaan Alat Berat Nasional

Kemenperin: Ekspansi Pertambangan Dorong Permintaan Alat Berat Nasional

Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian Kemenperin, Solehan (Foto: MNI/Tubagus)
Oleh Tubagus Rachmat

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Ekspansi industri pertambangan menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya permintaan mesin dan peralatan industri, khususnya alat berat, di tengah pertumbuhan industri permesinan nasional.

Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian Kementerian Perindustrian, Solehan, mengatakan hal tersebut dalam sambutannya pada Indo Machinery Investment & Tradeshow 2026,  di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Pertumbuhan tersebut memang didorong oleh meningkatnya permintaan mesin dan peralatan industri, khususnya alat berat. Jadi, komponen-komponen alat berat ini yang men-support pertumbuhan ini ternyata. Kemudian ditopang oleh pembangunan infrastruktur yang memang sekarang lagi banyak. Kemudian ekspansi industri pertambangan, pertambangan juga sedang tumbuh lagi. Kemudian aktivitas manufaktur nasional,” ujar Solehan.

Ia menjelaskan, industri permesinan dan alat mesin pertanian, khususnya industri mesin dan perlengkapan yang masuk KBLI 28, tercatat pertumbuhannya sebesar 13,98% secara tahunan (year-on-year/YOY) pada triwulan I-2026. Pertumbuhan tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11% dan industri pengolahan non migas sebesar 5,15%.

Momentum pertumbuhan tersebut, katanya menekankan, perlu dimanfaatkan untuk memperdalam struktur industri nasional. Pemerintah mendorong agar peningkatan permintaan mesin dan peralatan tidak hanya dipenuhi melalui impor, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri, mengembangkan industri komponen, serta memperkuat keterhubungan antara industri hulu dan hilir.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Tentu kalau kita lihat momentum pertumbuhan dan investasi tersebut perlu dimanfaatkan untuk melakukan pendalaman struktur industri. Kita perlu memastikan bahwa peningkatan permintaan mesin dan peralatan industri tidak hanya dipenuhi melalui impor tetapi juga menjadi peluang bagi penguatan kapasitas produksi nasional,” katanya.

Realisasi investasi industri permesinan dan alat mesin pertanian pada 2025 mencapai Rp39,72 triliun, meningkat dari Rp32,68 triliun pada 2024 atau tumbuh sekitar 21,54%. Meski masih didominasi penanaman modal asing (PMA), peningkatan tersebut menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek industri manufaktur mesin dan perlengkapan di Indonesia.

Ia juga mendorong investasi baru diarahkan pada teknologi menengah hingga tinggi agar tidak sekadar menambah kapasitas pada sektor yang sudah tersedia. Kerja sama dengan investor dan perusahaan berteknologi tinggi dinilai penting untuk mempercepat adopsi teknologi, memperkuat inovasi, serta membangun industri mesin nasional yang memiliki nilai tambah dan berorientasi ekspor.

“Misalnya sekarang investasi kita di sini, medium, low to medium. Maka, jangan di situ lagi investasi kita. Harusnya medium to high atau advanced technology. Itu untuk mempercepat adopsi teknologi yang ada,” pungkasnya. (Tubagus)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik Industri Pertambangan →

  1. Kemenperin: Ekspansi Pertambangan Dorong Permintaan Alat Berat Nasional sedang Anda baca
  2. PT Prospera Energindo Perkasa Tawarkan Solusi XRF Terjangkau untuk Industri Pertambangan Nikel
  3. ESG tak Lagi Jadi Risiko Utama, Berubah Jadi Strategi Inti Bisnis Tambang
  4. Di Tengah Peningkatan Industri Pertambangan, Industri Mesin dan Alat Berat Makin Tangguh
  5. Ikatan Alumni Tambang ITB Gelar FGD, Bahas Isu Strategis Industri Pertambangan
  6. Gubernur Sherly Tjoanda: Industri Pertambangan Menjadi Penyumbang Terbesar PDB Maluku Utara

Agenda industri terdekat

Semua agenda →