Beranda Berita Nasional Miliki Cadangan Nikel Terbesar, Kadin Optimistis RI Kuasai Pasar Mobil Listrik

Miliki Cadangan Nikel Terbesar, Kadin Optimistis RI Kuasai Pasar Mobil Listrik

Oleh Admin

NIKEL.CO.ID – Indonesia dinilai akan menjadi produsen baterai lithium dan mobil listrik terbesar di dunia, seiring besarnya pasokan nikel untuk pembuatan baterai lithium yang menjadi bahan utama pengembangan mobil listrik.

“Indonesia punya kandungan nikel yang luar biasa banyak. Seharusnya Indonesia bisa menguasai salah satu rantai pasok baterai lithium dan pengembangan mobil listrik dunia,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional, Arsjad Rasjid dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Arsjad yang juga calon ketua umum Kadin Indonesia periode 2021-2026, menyatakan bahwa pengembangan mobil listrik akan menimbulkan efek domino dan meningkatkan peran pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) pada industri otomotif dalam negeri.

“Apa yang telah dicanangkan Presiden Jokowi untuk mengembangkan industri baterai lithium dan mobil listrik adalah ide yang luar biasa. Kita harus siap kalau ingin berkembang dan berkompetisi. Kita bisa leading,” ujar Arsjad.

Namun, ia mengingatkan bahwa ada tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain terdepan dalam industri mobil listrik dunia.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Selain memiliki sumber daya alam melimpah berupa nikel, Indonesia juga harus memperlengkapi diri dengan sumber daya manusia (SDM) berdaya saing tinggi, memanfaatkan komponen tingkat komponen dalam negeri (TKDN), dan membeli teknologi dari luar negeri untuk dikembangkan di Indonesia.

“Kita beli teknologi dari luar negeri untuk dikembangkan di Indonesia. Yang penting, di akhirnya adalah intellectual property milik Indonesia. TKDN, komponennya banyak di Indonesia dan cost baterai buatan Indonesia akan lebih kompetitif. Kita berkolaborasi untuk menciptakan sesuatu yang kokoh,” ujar Arsjad.

Presiden Joko Widodo, telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Selain itu, berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada tahun 2017, Indonesia mampu menghasilkan 2,12 juta ton nikel pig iron (NPI) dan 482.400 ton feronikel (FeNi) pada tahun 2017.

Data Badan Geologi menyebutkan bahwa per tahun 2012, Indonesia memiliki 1,02 miliar ton dari total cadangan nikel, terutama berlokasi di Sulawesi dan Maluku.

Sumber: ANTARA

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik #Industri Otomotif →

  1. Nasib Penambang Nikel di Tengah Revolusi Mobil Listrik
  2. Arcandra Tahar Beri Alasan Tesla Pilih Beli Nikel dari Australia
  3. Miliki Cadangan Nikel Terbesar, Kadin Optimistis RI Kuasai Pasar Mobil Listrik sedang Anda baca
  4. Honda Akan Relokasi Pabrik dari India ke Indonesia

Istilah di artikel ini

NPI
Nickel Pig Iron
Kamus istilah lengkap →

Agenda industri terdekat

Semua agenda →