

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Asosiasi Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) Konawe Utara menjalin kolaborasi dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral, dan Batubara (PPSDM Geominerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pelaku usaha jasa pertambangan lokal.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) pada Kamis (22/10/2026).
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu memenuhi kebutuhan industri pertambangan yang semakin kompetitif

Melalui kerja sama ini, Asosiasi IUJP Konawe Utara mendorong pengembangan kompetensi tenaga kerja dan kontraktor lokal agar memiliki kemampuan teknis, manajerial, serta standar profesional sesuai prinsip Good Mining Practice (GMP) atau kaidah pertambangan yang baik.
Kepala PPSDM Geominerba ESDM, Bayu Nugroho menegaskan, peningkatan kapasitas SDM dan pelaku usaha jasa pertambangan lokal menjadi fondasi penting. Hal ini untuk mewujudkan tata kelola pertambangan yang profesional, berkeadilan, serta memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah.
Menurutnya, Asosiasi IUJP Konawe Utara sebagai wadah pelaku usaha jasa pertambangan lokal perlu mempersiapkan SDM yang kompeten dan profesional.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari tindak lanjut Keputusan Menteri ESDM Nomor 365 Tahun 2026 yang mendorong prioritas penggunaan IUJP lokal di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) dan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) yang beroperasi.
“Kami sangat mendukung IUJP lokal berkembang agar bisa naik kelas,” ujarnya, melalui keterangan pers yang diterima nikel.co.id, Kamis (22/10/2026) lalu.

Sementara itu, Ketua Asosiasi IUJP Konawe Utara, Rakhmatullah, berharap penandatanganan MoA tersebut menjadi awal kolaborasi konkret antara dunia usaha jasa pertambangan lokal dan PPSDM Geominerba dalam mendorong kemajuan sektor jasa pertambangan di Kabupaten Konawe Utara.
Dukungan terhadap kolaborasi tersebut juga disampaikan Ketua Umum Asosiasi Tambang UKM dan Koperasi Indonesia, Wisnu Salman, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Asosiasi IUJP Konawe Utara.
Wisnu menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pelaku usaha jasa pertambangan lokal telah menjadi perhatian sejak awal. Menurutnya, kerja sama dengan PPSDM Geominerba merupakan langkah yang perlu didukung agar IUJP lokal memiliki kemampuan dan daya saing yang lebih baik.

“Saya selaku Ketua Dewan Pembina Asosiasi IUJP Konawe Utara mendorong sejak awal untuk peningkatan kompetensi IUJP-IUJP lokal. Saya sangat mendukung kerja sama dengan PPSDM Geominerba. Saya harapkan segera realisasi program,” kata Wisnu.
Ia berharap kesepakatan tersebut segera ditindaklanjuti melalui program pengembangan kompetensi yang nyata dan berkelanjutan. Dengan demikian, pelaku usaha jasa pertambangan lokal tidak hanya memperoleh kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan pertambangan, tetapi juga mampu memenuhi standar profesional yang dibutuhkan industri. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat peran perusahaan jasa pertambangan lokal dalam rantai usaha pertambangan di Konawe Utara. Peningkatan kompetensi SDM juga menjadi salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan usaha lokal dan memperluas manfaat ekonomi sektor pertambangan bagi daerah. (Lili Handayani)
















