Beranda Berita Nasional KPK Siap Awasi Revisi UU Minerba yang Masukkan Perguruan Tinggi, UMKM, dan...

KPK Siap Awasi Revisi UU Minerba yang Masukkan Perguruan Tinggi, UMKM, dan Ormas Keagamaan sebagai Penerima Konsesi

Jubir KPK Tessa Mahardika Sugiarto, Foto istimewa
Oleh Shiddiq

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tessa Mahardika Sugiarto, menanggapi wacana revisi Undang-Undang Mineral dan Batu Bara (Minerba) yang mencakup perubahan signifikan terkait sektor penerima konsesi pertambangan.

Dalam revisi tersebut, tiga sektor baru diusulkan untuk menerima konsesi, yaitu Perguruan Tinggi (kampus), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta Organisasi Masyarakat (Ormas) Keagamaan.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Tessa menegaskan bahwa KPK akan terus memantau dan memonitor pelaksanaan revisi ini jika nantinya disahkan menjadi undang-undang.

“Pada prinsipnya, KPK akan memantau dan memonitor bila itu jadi diundang-undangkan agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar dan tidak terjadi potensi-potensi adanya tindak pidana korupsi,” ujarnya kepada nikel.co.id, disela-sela acara Lokakarya Konvensi Anti Suap OECD yang diselenggarakan KPK, di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (10/2/2024).

Namun, Jubir KPK tersebut juga menekankan bahwa langkah-langkah konkret dari KPK untuk mengawasi sektor-sektor tersebut akan dibicarakan lebih lanjut setelah revisi ini resmi disahkan.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Belum ada langkah-langkah KPK yang bisa dibahas sekarang. Nanti kalau sudah disahkan, baru kita akan bicarakan lebih lanjut,” tambahnya.

Kehati-hatian KPK dalam menyikapi revisi ini mencerminkan pentingnya memastikan bahwa pelaksanaan kebijakan tidak membuka celah bagi praktik korupsi yang merugikan masyarakat. Seiring dengan itu, masyarakat dan berbagai pihak akan terus menanti perkembangan lebih lanjut terkait bagaimana kebijakan ini akan dijalankan di lapangan. (Shiddiq)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik KPK →

  1. Menhut: Tidak Ada Satu pun SK Pelepasan Kawasan Hutan di Kuantan Singingi yang Saya Keluarkan
  2. KPK dan OECD Gelar Lokakarya Penguatan Upaya Indonesia Perangi “Foreign Bribery”
  3. APNI Soroti Tantangan Industri Nikel: Dari Regulasi hingga Beban Pajak yang Menghimpit
  4. Audiensi APNI dan KPK, Ketum APNI: Tekankan Pencegahan untuk Berantas Korupsi
  5. KPK Siap Awasi Revisi UU Minerba yang Masukkan Perguruan Tinggi, UMKM, dan Ormas Keagamaan sebagai Penerima Konsesi sedang Anda baca
  6. Ketum APNI: Berantas Suap dan Korupsi Perlu Komitmen Semua Pihak

Agenda industri terdekat

Semua agenda →