Beranda Berita Nasional Jaga Daya Saing Industri Nikel, IWIP Perkuat Penerapan ESG

Jaga Daya Saing Industri Nikel, IWIP Perkuat Penerapan ESG

General Manager of Health, Safety, and Environment Indonesia Wedabay Industrial Park (IWIP), Iwan Kurniawan saat memberikan Paparannya pada Minerba Convex 2026, di Jiexpo Kemayoran, Selasa (3/11/2026). (Foto: MNI/Uyun)
Oleh Momon Tarmono

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) memperkuat penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi pengembangan kawasan industri nikel. Penerapan ESG dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan operasional sekaligus meningkatkan daya saing industri di tengah pertumbuhan ekosistem hilirisasi nikel.

General Manager of Health, Safety, and Environment Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Iwan Kurniawan mengatakan, kawasan IWIP dibangun dengan konsep ekosistem industri terintegrasi yang menghubungkan kegiatan pertambangan, pengolahan dan pemurnian mineral, pengembangan bahan baku baterai, hingga produksi baterai kendaraan listrik.

“Ketika industri berkembang, kebutuhan energinya bertambah, teknologi yang digunakan semakin kompleks, jumlah tenaga kerja yang terlibat semakin banyak, dan hubungan dengan masyarakat sekitar juga semakin luas,” kata Iwan dalam acara Minerba Convex 2026, di Jiexpo Kemayoran, Selasa (3/11/2026).

Kondisi tersebut menjadikan ESG sebagai bagian penting dari strategi pengelolaan dan pengembangan kawasan industri. Pertumbuhan industri perlu diimbangi dengan pengelolaan tanggung jawab lingkungan dan sosial agar keberlanjutan operasional dapat terjaga.

“Bagi kami, penerapan ESG dimulai dari investasi teknologi yang lebih efisien dan mengendalikan dampak lingkungan. Hasilnya diukur, datanya diverifikasi, kemudian temuan auditnya ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pengukuran dan verifikasi kinerja lingkungan menjadi penting untuk memastikan bahwa penerapan ESG dapat dibuktikan melalui data. Hal tersebut sekaligus menjadi informasi bagi pembeli dan investor dalam menilai kinerja perusahaan.

“Bukti inilah yang dibutuhkan pembeli dan investor untuk menilai kinerja perusahaan,” ucapnya.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Dia berharap melalui proses tersebut, penerapan ESG tidak hanya menjadi pemenuhan standar keberlanjutan, tetapi juga memberikan manfaat terhadap daya saing industri.

“ESG membantu mengendalikan biaya, menjaga keberlanjutan operasi, dan membangun kepercayaan untuk mendukung akses pasar,” ungkapnya.

Selain itu, IWIP menaungi lebih dari 50 tenant dengan berbagai kegiatan industri yang saling terhubung. Integrasi tersebut memungkinkan dukungan infrastruktur, logistik, dan layanan kawasan dimanfaatkan oleh berbagai fasilitas produksi.

Namun, skala ekosistem industri yang besar juga membutuhkan koordinasi kuat. Pasalnya, pengelolaan ESG melibatkan pengelola kawasan dan masing-masing tenant yang memiliki aktivitas serta tanggung jawab operasional berbeda.

“Skala tersebut juga membutuhkan koordinasi yang kuat karena pengelolaan dapat melibatkan pengelola kawasan dan masing-masing tenant,” jelasnya.

Dengan demikian, penerapan ESG perlu dilakukan secara terkoordinasi agar standar lingkungan, sosial, dan tata kelola dapat diterapkan secara konsisten di seluruh ekosistem kawasan industri.

Upaya tersebut pun menjadi bagian dari strategi IWIP dalam membangun industri nikel yang tidak hanya terintegrasi dari sisi produksi, tetapi juga memperhatikan tanggung jawab lingkungan dan sosial serta keberlanjutan jangka panjang. (Fi Yun)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik #ESG →

  1. Jaga Daya Saing Industri Nikel, IWIP Perkuat Penerapan ESG sedang Anda baca
  2. Nickel Industries Tekankan Peran ESG dalam Memperkuat Daya Saing Tambang
  3. Perkuat Pengawasan Reklamasi Tambang, Pemerintah Wajibkan Jamrek Untuk Terbitkan RKAB
  4. APNI Hadiri FGD Pembahasan Standar ESG Industri Nikel
  5. Penerapan ESG di Industri Nikel Indonesia Dinilai Masih Jauh dari Standar Internasional
  6. LME Lakukan Transparansi Data ESG Komponen Penting Atasi Keberlanjutan

Agenda industri terdekat

Semua agenda →