
NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Direktur External Relations CNGR Indonesia, Magdalena Veronika, mengingatkan peningkatan produksi nikel Indonesia perlu memperhatikan kemampuan pasar dalam menyerap pasokan. Pasalnya, stok nikel di gudang dunia telah meningkat sekitar tujuh kali lipat dalam lima tahun terakhir.
Dalam paparannya pada sesi Optimalisasi Mineral Kritis & Strategis dan Secondary Mineral untuk Memperkuat Industrialisasi dan Ketahanan Cadangan Nasional di Minerba Convex 2026, Jakarta, Selasa (3/11/2026), Magdalena menyebut stok nikel global pada Oktober 2026 mencapai sekitar 500.000 ton. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan posisi 2021 yang sekitar 70.000 ton.
“Kalau kita bicara saat ini, Oktober itu di gudang dunia Nikel sudah mencapai 500 ribu ton. Saya kasih contoh 2021 di gudang dunia itu ada 70 ribu ton. Berarti dalam waktu 5 tahun dikali berapa? 70 ribu ke 500 ribu kurang lebih 7 kali,” kata Magdalena.
Menurut dia, pertumbuhan produksi nikel Indonesia berlangsung cepat seiring semakin lengkapnya teknologi pengolahan yang dimiliki industri. Namun, peningkatan kapasitas produksi tersebut perlu diimbangi dengan permintaan pasar agar tidak menimbulkan kelebihan pasokan.
“Tapi cepat belum tentu baik. Bukan berarti cepat itu selalu baik,” ujarnya.
Magdalena juga menyoroti potensi produksi nikel Indonesia yang dapat mencapai sekitar 2,5 juta ton apabila seluruh fasilitas industri beroperasi dengan kapasitas penuh. Kondisi itu perlu menjadi perhatian di tengah stok nikel global yang telah mencapai sekitar 500.000 ton.
“Kalau misalnya semua fasilitas industri itu 100% jalan maka ada 2,5 juta ton. Kemudian di ujung ada 500 ribu,” tuturnya.
Dia mengingatkan, penumpukan persediaan dapat menambah beban biaya bagi produsen. Dalam kondisi barang menumpuk di gudang, perusahaan berpotensi melakukan penjualan untuk mengurangi persediaan atau yang dikenal dengan istilah cuci gudang. Langkah tersebut dapat dilakukan dengan menawarkan produk pada harga lebih rendah.
“Kalau misalnya barang itu banyak sekali nih di gudang, berarti jadi biaya. Kalau jadi biaya apa yang dilakukan? Sama yang apa namanya menyimpan barang, biasanya namanya cuci gudang ya. Karena cuci gudang tentunya harganya lebih rendah. Nah mungkin itu yang harus kita refleksikan bersama yang menjadi tantangan yang dihadapi sama Indonesia,” jelasnya.
Magdalena menilai peningkatan volume produksi saja tidak cukup untuk membuat Indonesia memiliki kendali terhadap harga nikel. Pasalnya, rantai pasok industri melibatkan banyak pelaku, sementara pasar nikel juga ditentukan oleh permintaan dari berbagai negara.
“Untuk mengontrol harga bukan sekedar kita punya volume maka kita punya kuasa untuk bisa mengontrol harga. Tapi kita harus ingat dalam industri tersebut atau supply chain rantai pasok ini ada banyak sekali pelaku yang ada di sini. Kita Indonesia sebagai pemasok tetapi ada market yang sebenarnya ada di dunia, tidak hanya kita sendiri,” paparnya. Karena itu, Magdalena mengajak para pemangku kepentingan untuk memperhatikan keseimbangan antara produksi dan kebutuhan pasar. Menurut dia, kondisi pasokan dan persediaan global perlu menjadi bahan evaluasi agar perkembangan industri nikel Indonesia tetap dapat menopang daya saing di pasar internasional. (Lili Handayani)
Perkembangan cerita ini
Topik #Rantai Pasok →
- CNGR Ingatkan Produksi Nikel Indonesia Perlu Perhatikan Kemampuan Pasar Serap Pasokan sedang Anda baca
- Akibat Gangguan El Nino, Rantai Pasok Nikel dan Tembaga Berpotensi Terancam
- Rantai Pasok Nikel dan Industri Baterai Nasional Perlu Terintegrasi
- Hingga Agustus 2026, Nilai Ekspor Nikel Indonesia Capai 472 Triliun
- Khawatir Kelebihan Pasokan Global, NMDC Tunda Ekspansi ke Sektor Nikel
- VKTR Dirikan Anak Usaha untuk Perkuat Rantai Pasok Mineral Kritis
Agenda industri terdekat
- 2Nov
- 2NovKonferensi & Pameran Minerba Convex 20262–3 November 2026 · CXO Convention Center and Theater, Kuningan, Jakarta
- 4NovKonferensi & Pameran The 5th Nickel Producers, Processors & Buyers Conference4–5 November 2026 · Shangri-La Hotel, Jakarta






























