
NIKEL.CO.ID – Menteri Investasi dan Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia sangat berlimpah. Mulai dari hutan, tambang hingga hasil laut. Namun sayangnya, Indonesia belum bisa melakukan hilirisasi. Tergoda mendapatkan uang dengan cepat, sehingga kekayaan alam dijual masih mentah tanpa diolah.
“Ini kita tergiur uang cepat, makanya jual saja bahan baku,” kata Bahlil, di Jakarta, Selasa (15/6/2021).
Bahlil menceritakan, dahulu Indonesia kaya akan kayu sehingga kayu yang tumbuh di Indonesia langsung diekspor ke Malaysia, China hingga Jepang. Indonesia sempat mengalami masa kejayaan tambang, namun karena tidak memiliki kemampuan mengelola sendiri, maka bekerja sama dengan Freeport.
“Freeport itu 90 persen cadangannya ada di Indonesia. Tidak ada industri yang seperti itu,” kata dia.
Pun dengan batu bara. Indonesia langsung menjual produk batu bara tanpa diolah terlebih dahulu. Ironisnya, kata Bahlil Indonesia mengimpor gas LPG setiap tahun dengan volume hingga 7 juta per tahun.
“Setiap tahun kita ekspor baru bara jutaan ton, tapi kita malah mengimpor gas 6 sampai 7 juta per tahun,” kata dia.
Produk Perikanan
Begitu juga dengan sektor perikanan. Indonesia sebagai negara maritim memiliki aset perikanan yang tidak berbatas. Namun, Indonesia tetap kalah dari Vietnam dan Thailand dalam hal efisiensi.
“Kita ini terlena dengan menangkap ikan lalu langsung kirim. Tapi kita kalah dari Vietnam dan Thailand dalam hal efisiensi,” kata Bahlil.
Saat ini kata Bahlil, Indonesia memiliki cadangan nikel yang besar di dunia. Tak mau mengulangi kesalahan yang sama, dalam pengelolaan nikel, pemerintah akan membangun industri dari hulu ke hilir.
Bahlil mengatakan semua produk nikel ore tidak boleh langsung di ekspor, tetapi harus diolah terlebih dulu di Indonesia. Dalam proyek ini pemerintah akan menggandeng produsen kelas kakap di masing-masing bidang untuk bekerja sama dengan Indonesia.
Sumber: merdeka.com
Perkembangan cerita ini
Liputan Khusus Hilirisasi & Smelter Nikel →
- Minerba Convex 2026 Dorong Hilirisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Lingkar Tambang
- HPM Tak Diikuti Smelter, APNI Soroti Tekanan Terhadap Penambang Nikel
- BRIN Siapkan Riset Terintegrasi untuk Dukung Hilirisasi Industri Energi
- Dewan Energi Nasional Dorong Hilirisasi Nikel untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia
- Satgas Hilirisasi Percepat Investasi, Bantu Atasi Hambatan Proyek
- Menteri Bahlil Cerita Soal RI Jual Hasil Alam Mentah Karena Tergoda Dapat Uang Cepat sedang Anda baca
Agenda industri terdekat
- 2Nov
- 2NovKonferensi & Pameran Minerba Convex 20262–3 November 2026 · CXO Convention Center and Theater, Kuningan, Jakarta
- 4NovKonferensi & Pameran The 5th Nickel Producers, Processors & Buyers Conference4–5 November 2026 · Shangri-La Hotel, Jakarta






























