Beranda Berita Nasional Budi Gunadi Sadikin: Ada Dampak Ekonomi Akibat PSBB Jakarta

Budi Gunadi Sadikin: Ada Dampak Ekonomi Akibat PSBB Jakarta

Oleh Admin

NIKEL.co.id – Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin, saat memberikan keterangan pers dari Kantor Presiden, Rabu (16/9), ikut bersuara terkait pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta yang mulai berlaku Senin (14/9).

BGS, sapaan akrabnya, menilai pengetatan PSBB di ibu kota berdampak kepada perekonomian. “Memang PSBB dampaknya kita lihat ada,” katanya.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Namun demikian, ia melihat kepercayaan pasar dalam waktu singkat telah kembali. Hal tersebut terlihat dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“Kalau saya lihat IHSG sudah kembali di atas 5.000 dalam beberapa hari terakhir dan saya harapkan ke depannya akan terus membaik,” ujarnya.

Sementara itu, terkait anggaran PCPEN yang mencapai Rp695,2 triliun, ia memaparkan, anggaran difokuskan kepada dua aspek. Keluarga termiskin dan pekerja usaha mikro kecil dan menengah.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Terkait anggaran pandemi, yang tadi disampaikan untuk kami di ekonomi adalah memastikan keluarga termiskin bisa hidup dengan normal dan pekerja UMKM bisa berusaha dengan normal. Sehingga 85% dana memang dialokasikan untuk bansos dan bantuan UMKM, sedangkan 15% dialokasikan untuk program kesehatan,” katanya.

Lanjutnya, kemudian ada BLT gaji, yang juga merupakan salah satu program Satgas PEN. Sampai dengan akhir bulan lalu, sudah terserap Rp3 triliun. Diharapkan pada akhir September sudah terserap Rp7 triliun atau naik 120%.

“Sehingga bisa (salurkan) Rp10 triliun hingga Rp12 triliun di gelombang pertama. Dan akan ada gelombang kedua di Oktober-November dengan jumlah yang kira-kira sama. Jadi ancer-ancer kami, antara Rp25 triliun sampai Rp30 triliun bisa disalurkan dalam lima bulan terakhir ini. Dan batch 3,4,5 kami harapkan bisa disalurkan dari sekarang sampai akhir September dengan total Rp8,8 triliun,” ucapnya.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Sumber: investing.com

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik #Pandemi Covid-19 →

  1. Pemerintah Gandeng PT CNI Vaksinasi 1.400 Warga di Kolaka
  2. 2021 Jadi Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional
  3. Covid-19 Tak Hambat Tambang, Produksi Nikel dkk Lancar Jaya!
  4. Tujuh Pekerja Asing di Smelter Nikel Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal
  5. Irwandy Arif: Gegara Covid-19, Pembangunan Smelter Terhambat
  6. Budi Gunadi Sadikin: Ada Dampak Ekonomi Akibat PSBB Jakarta sedang Anda baca

Agenda industri terdekat

Semua agenda →