Beranda Berita Nasional Industri Smelter Nikel di Indonesia Menarik bagi Investor Asing

Industri Smelter Nikel di Indonesia Menarik bagi Investor Asing

Oleh Admin

NIKEL.CO.ID – Investasi smelter nikel dinilai memberikan kontribusi besar terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) Indonesia dalam enam tahun terakhir. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan hilirisasi tambang yang tengah didorong oleh pemerintah sehingga memerlukan pembangunan pabrik pemurnian atau smelter.

Menurut dia, porsi investasi smelter nikel yang relatif besar menegaskan bahwa industri nikel menjadi salah satu yang terpenting.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Indonesia memang berupaya menjadi hub global dalam rantai pasokan industri kendaraan listrik dan itu diharapkan dapat melampaui industri minyak sawit sebagai ekspor terbesar kedua negara dalam jangka menengah,” ujar Analis PT Pefindo Martin Pandiangan mengatakan, pada Market Review IDX Channel, Senin (22/2/2021).

Dia melanjutkan, data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan 53 smelter terbangun di tahun 2024. Hingga saat ini sudah ada sekitar 41 proyek pemurnian nikel yang sedang dikerjakan tersebar dari Sulawesi, Maluku Utara dan beberapa daerah lainnya.

“Dari jumlah tersebut, 11 proyek telah selesai pada akhir tahun 2019, 8 proyek masih dalam proses penyelesaian dengan kemajuan proyek sekitar 40% hingga 99% dan 22 proyek lainnya masih mencatatkan kemajuan proyek di bawah 40%. Beberapa proyek dalam tahap konstruksi awal memang cenderung mengalami keterlambatan akibat pandemi,” jelasnya.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Martin menuturkan, mayoritas pasokan nikel di masa mendatang akan bersumber dari kolaborasi antara perusahaan China dan perusahaan Indonesia. Pembangunan smelter dengan menggunakan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) juga didorong agar bisa menyerap nikel kadar rendah.

Dari dalam negeri, dua emiten tambang nikel yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) juga turut ambil bagian dalam pembangunan HPAL.

“Para emiten saat ini fokus untuk mengembangkan pabrik pemurnian nikel dan juga melakukan kemitraan strategis serta mengamankan pasokan bahan baku mereka,” tandasnya.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Sumber: OkeZone.com

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik #Potensi Industri Nikel →

  1. Bukan Batubara, Tapi Nikel Yang Masih Akan Diburu Investor
  2. Harga Melesat, Begini Dampaknya Terhadap Industri Nikel di Dalam Negeri
  3. Mengintip Tren Penguatan Harga Nikel dan Efeknya di Dalam Negeri
  4. Bos Antam Bicara Prospek Permintaan Nikel Dunia
  5. Demam Mobil Listrik Belum Mati, Harga Nikel Rekor Tertinggi
  6. Industri Smelter Nikel di Indonesia Menarik bagi Investor Asing sedang Anda baca

Istilah di artikel ini

HPAL
High Pressure Acid Leaching
Kamus istilah lengkap →

Agenda industri terdekat

Semua agenda →