
NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), Arif Perdana Kusumah, mengatakan, Minerba Convex 2026 menunjukkan kemajuan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Perkembangan tersebut terlihat dari peningkatan jumlah pengunjung, kepanitiaan, serta keterlibatan berbagai pihak dari sektor pertambangan dan hilirisasi.
“Sebelumnya, tahun lalu FINI juga ikut serta dan terlibat dalam kepanitiaan. Jika dibandingkan antara tahun lalu dan tahun ini, tentunya ada banyak kemajuan, baik dari sisi kepanitiaan maupun jumlah pengunjung yang semakin meningkat,” ujar Arif saat ditemui di Minerba Convex 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Selain peningkatan jumlah pengunjung, Arif menilai lokasi penyelenggaraan tahun ini turut mendukung kelancaran acara. Area yang luas, lahan parkir yang memadai, serta fasilitas yang terintegrasi dalam satu ruangan yang nyaman menjadi sejumlah aspek pendukung. Dari sisi peserta pameran, berbagai pihak dari sektor pertambangan, hilirisasi, dan industri penunjang juga turut berpartisipasi.
Arif turut mengapresiasi materi diskusi dan panel yang dihadirkan dalam rangkaian acara. Keberagaman topik serta kehadiran ahli, pelaku industri, dan perwakilan pemerintah memberikan ruang bagi para pemangku kepentingan untuk membahas berbagai isu di sektor mineral dan batu bara.
“Apalagi, Kementerian ESDM menyediakan sesi coaching. Menurut saya, itu merupakan hal yang sangat luar biasa. Terutama sesi coaching mengenai RKAB, yang saya anggap sebagai inisiatif sangat baik,” kata Arif.
Ia menilai sesi coaching mengenai Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk berkonsultasi mengenai proses pengurusan RKAB. Melalui sesi tersebut, pelaku usaha dapat menanyakan berbagai persoalan teknis maupun nonteknis kepada pihak terkait.
Arif mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan sesi coaching tersebut guna memperoleh informasi mengenai pengurusan RKAB, baik untuk tahun ini maupun tahun-tahun mendatang. Kehadiran sesi ini juga memperkuat peran Minerba Convex sebagai ruang interaksi antara pemerintah dan pelaku industri.
“Pelaku usaha seharusnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk hadir dan menanyakan berbagai hal, baik teknis maupun nonteknis, terkait pengurusan RKAB untuk tahun ini maupun tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (Tubagus)
Perkembangan cerita ini
Liputan Khusus RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) →
- FINI Apresiasi Perkembangan Minerba Convex 2026 sedang Anda baca
- Ditjen Minerba Pastikan Evaluasi RKAB Disesuaikan Dengan Kemampuan Perusahaan
- Bahlil: RKAB Untuk Mencegah Kelebihan Pasokan Yang Berpotensi Menekan Harga Nikel di Pasar Global
- APNI Minta Penetapan RKAB Perhitungkan Pasokan dan Permintaan Nikel Global
- Minerba Convex 2026 Digelar 2–3 November, ESDM Dorong Dialog Industri Pertambangan
- APNI Soroti Kepastian RKAB dan Aturan DHE, Pemerintah Revisi Target Produksi Batu Bara dan Nikel 2026
Istilah di artikel ini
- RKAB
- Rencana Kerja dan Anggaran Biaya
Agenda industri terdekat
- 2Nov
- 2NovKonferensi & Pameran Minerba Convex 20262–3 November 2026 · CXO Convention Center and Theater, Kuningan, Jakarta
- 4NovKonferensi & Pameran The 5th Nickel Producers, Processors & Buyers Conference4–5 November 2026 · Shangri-La Hotel, Jakarta






























