Beranda Berita Nasional Trade Expo Indonesia 2026 Jadi Pintu Masuk Eksportir Indonesia ke Pasar Internasional

Trade Expo Indonesia 2026 Jadi Pintu Masuk Eksportir Indonesia ke Pasar Internasional

91
0
Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi (kedua dari kiri) (Foto: MNI/Fi Yun)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 menargetkan partisipasi sebanyak 1.500 perusahaan eksportir, 30.000 pengunjung, dan potensi transaksi sebesar US$17,5 miliar. Target tersebut diharapkan dapat memperkuat penetrasi produk Indonesia ke pasar global sekaligus membuka peluang bisnis bagi eksportir baru maupun pelaku usaha yang ingin memperluas pasar ekspornya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekspor Nasional Kemeneterian Perdagangan RI (Kemendag), Fajarini Puntodewi, mengatakan, penyelenggaraan TEI diharapkan menjadi salah satu sarana bagi pelaku usaha Indonesia untuk mempertemukan produk mereka dengan pembeli internasional secara langsung.

“Ini kita yakini sebagai cara yang paling efektif dan efisien, terutama untuk membantu eksportir baru memperkenalkan produknya yang belum pernah dipasarkan ke luar negeri. Cukup dari Indonesia, mereka sudah bisa langsung bertemu dengan buyer dari seluruh dunia untuk mengenalkan dan menjual produknya,” kata Fajarini pada Konferensi Pers TEI 2026, di Indonesia Convention Exibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang, Rabu (30/9/2026).

Selain memberikan akses bagi eksportir pemula, TEI juga menjadi kesempatan bagi perusahaan yang telah memiliki pengalaman ekspor untuk memperluas jangkauan pasar.

“Tentunya buat para eksporter yang memang sudah memiliki bisnis, tentunya ini juga kesempatan untuk memperluas pasarnya,” ujarnya.

Selain itu, penyelenggaraan kegiatan tersebut juga diharapkan proses negosiasi dapat berjalan lebih awal sehingga semakin banyak transaksi yang mencapai kesepakatan atau close deal selama pameran berlangsung sehingga kegiatan tersebut dapat meningkatkan efektivitas pertemuan bisnis sekaligus memberikan hasil konkret bagi para peserta.

“Kita harapkan bisa meningkatkan hasil atau feedback konsensusnya. Kemudian, selain itu juga bisa dimanfaatkan dengan sebaiknya karena di acara business matching week juga tentunya bisa dilakukan pertemuan langsung dengan para buyer,” pungkasnya.

Kegiatan dengan tema “Indonesia: The Ultimate Hub of Global Sourcing”, TEI 2026 akan digelar pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Kegiatan ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu sumber pasokan produk bagi pasar dunia.

Hingga pembaruan data terakhir menjelang penyelenggaraan, tercatat sebanyak 6.597 buyer telah mendaftar untuk menghadiri TEI 2026. Mereka berasal dari 113 negara, dengan India mencatatkan 682 buyer terdaftar. Penyelenggara juga mencatat China, Bangladesh, dan Malaysia sebagai negara dengan jumlah buyer terdaftar yang signifikan. Jumlah buyer internasional yang telah terdaftar diperkirakan masih akan bertambah menjelang pembukaan pameran pada 14 Oktober 2026. (Fi Yun)