Beranda Berita Nasional Holding BUMN Baterai Cari Mitra Strategis Kembangkan Ekosistem KBL

Holding BUMN Baterai Cari Mitra Strategis Kembangkan Ekosistem KBL

Oleh Admin

NIKEL.CO.ID – Indonesia Battery Corporation (IBC) gencar mitra strategis dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan berbasis listrik (KBL) di tanah air.

Asal tahu saja, Holding BUMN baterai yang terdiri dari empat perusahaan pelat merah yakni Mining and Industry Indonesia (MIND ID), PT Pertamina, PT PLN dan PT Aneka Tambang (Antam) itu bakal membentuk, sedikitnya 5 hingga 6 perusahaan patungan atau joint venture.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Rencana ini disampaikan oleh Ketua Tim Percepatan Proyek Baterai Kendaraan Listrik atawa Electric Vehicle (EV) Battery Agus Tjahajana Wirakusuma dalam diskusi panel virtual bertajuk ‘Peluang dan Tantangan Pengembangan Ekosistem Battery, Electric Vehicle, dan Solar PV Rooftop di Indonesia’ pada Kamis (20/5).

Ia menjelaskan, setiap tahapan produksi baterai KBL dari tingkat hulu ke hilir perlu dilakukan di pabrik yang berbeda.

“Jadi bisa dibayangkan dari nikel ore ke nikel kobalt sulfat ada 1 pabrik jadinya 1 joint venture. Nanti masuk ke battery precursor, ada 1 joint venture lagi terus ke katoda bisa 1 joint venture. Kemudian untuk battery cell akan 1 joint venture, dan ke pack juga 1 joint venture lagi,” terang Agus, hari ini (20/5/2021).

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Setidaknya ada 3 ambisi yang ingin dikejar IBC di tahun 2025 mendatang. Pertama, menjadi produsen nikel sulfat global dengan produksi tahunan 50-100 kton untuk melayani ekspor global dan permintaan lokal.

Kedua,memanfaatkan hulu untuk membangun rantai nilai tengah dan hilir yang kuat serta menjadi produsen prekursor dan katoda global dengan output tahunan 120-240 kton untuk diekspor dan digunakan secara lokal. Ketiga, menjadi pemain regional untuk sel baterai dan pusat manufaktur electric vehicle di Asia Tenggara.

Agus menyadari, ambisi ini bukannya tanpa tantangan, sebab pasar kendaraan listrik masih belum besar.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Jadi oleh karena itu kalau hilirnya belum, kami akan turun sedikit ke material antara, katoda. Kalau masih kelebihan juga, kami akan main di hulu,” terang Agus.

Perihal pencarian mitra, dia menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan penjajakan kerja sama ke sebanyak 11 perusahaan baterai global. Agus bilang, penjajakan ke sebagian perusahaan baterai tersebut berlanjut hingga sekarang.

Sumber: kontan.co.id

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik #Holding Battery Indonesia →

  1. Ada Apa Dibalik Pembentukan Indonesia Battery Corporation?
  2. Holding BUMN Baterai Cari Mitra Strategis Kembangkan Ekosistem KBL sedang Anda baca
  3. DPR: Potensi Nikel Nasional Harus Diamankan
  4. Proses Pendirian Holding Baterai Masih Menanti Izin Kemenkumham
  5. Erick Thohir Resmikan Holding Baterai Hari Ini, Saham Antam (ANTM) Terbang

Agenda industri terdekat

Semua agenda →