
NIKEL.CO.ID – Badan Koordinasi Penanaman Modal mencatat realisasi investasi industri logam dasar meningkat signifikan pada 2020.
Staf Ahli Sektor Investasi Prioritas BKPM Aries Indanarto menyampaikan bahwa realisasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) investasi industri logam dasar tahun lalu mencapai Rp92,2 triliun atau meningkat 58,15 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu yang mencapai Rp58,3 triliun.
“Selama 4 tahun terakhir dari 2016—2020, ada peningkatan yang berarti pada 2020. Kontribusi PMA Rp85,3 triliun terhadap total Rp92,2 triliun nilai realisasi investasi 2020. Ini diperkirakan 2021 bisa meningkat lagi,” ujar Aries dalam sebuah webinar, Kamis (15/4/2021).
Adapun, realisasi PMA terbesar berada di Sulawesi Tengah dengan nilai investasi mencapai US$5,6 miliar, disusul oleh Sulawesi Tenggara US$3,5 miliar, Maluku Utara US$3,3 miliar, Kepulauan Riau US$1,6 miliar, dan Banten US$1,1 miliar, sedangkan realisasi PDMN terbesar berada di Jawa Barat dengan nilai investasi Rp9,1 triliun.
“Kebanyakan [investasi] yang di luar Jawa itu integrated, biasanya pertambangan nikel dan smelternya dibangun di situ, seperti di Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara. PDMN di Jawa lebih banyak sektor permurniannya saja, artinya penambangan lebih banyak di luar Jawa,” kata Aries.
Dia menuturkan bahwa investasi pada pengembangan industri nikel akan menjadi salah satu prioritas pemerintah. Pemanfaatan nikel akan didorong ke arah pengembangan industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.
Saat ini, lanjutnya, sudah ada sejumlah perusahaan global yang telah menyatakan rencana investasinya di sektor industri baterai listrik di Indonesia.
Investor global tersebut antara lain, Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. (CATL) telah berkomitmen untuk berinvestasi senilai US$5,2 miliar dan LG Energy Solution senilai US$9,8 miliar pada industri baterai terintegrasi, BASF pada industri prekursor dan katoda, serta Tesla pada industri baterai untuk penyimpanan energi.
Perusahaan-perusahaan tersebut nantinya akan bekerja sama dengan BUMN (MIND ID, Pertamina, PLN, Antam), pengusaha nasional di daerah, dan UMKM.
Aries mengatakan bahwa investasi ini juga akan berdampak pada meningkatnya TKDN serta penyerapan tenaga kerja yang besar.
Sumber: bisnis.com
Perkembangan cerita ini
Topik #Realisasi Investasi →
- Satgas Hilirisasi Percepat Investasi, Bantu Atasi Hambatan Proyek
- Dua Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran, Realisasi investasi Capai Rp3.923 Triliun dan Serap 5,4 Juta Pekerja
- Hilirisasi Nikel Jadi Kunci Transformasi Ekonomi Indonesia
- Realisasi Investasi di Industri Logam Dasar Tahun 2020 Meningkat Pesat sedang Anda baca
- Kepala BKPM Sindir Perbankan Minta Ekuitas 30 Persen ke Pengusaha Tambang
- Daya Tarik Investasi Nikel
Agenda industri terdekat
- 2Nov
- 2NovKonferensi & Pameran Minerba Convex 20262–3 November 2026 · CXO Convention Center and Theater, Kuningan, Jakarta
- 4NovKonferensi & Pameran The 5th Nickel Producers, Processors & Buyers Conference4–5 November 2026 · Shangri-La Hotel, Jakarta





























