Beranda Berita Nasional Tesla Jajaki Kemungkinan Investasi Di Indonesia

Tesla Jajaki Kemungkinan Investasi Di Indonesia

Oleh Admin

NIKEL.CO.ID – Pejabat senior di Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi mengatakan pemerintah Indonesia sedang melakukan diskusi awal dengan produsen kendaraan listrik, Tesla Inc, tentang potensi investasi.

Kantor berita Reuters melaporkan Senin (5/10/2020), Indonesia sebagai negara produsen besar nikel, ingin mengembangkan rantai pasokan nikel secara utuh di dalam negeri, terutama untuk mengekstraksi bahan kimia baterai. Langkah itu diperlukan dalam pembuatan baterai, dan pada akhirnya memproduksi kendaraan listrik.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Indonesia telah menghentikan ekspor bijih nikel untuk mendukung investasi di industri dalam negeri.

Ayodhia Kalake, pejabat senior di Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, mengatakan Tesla telah menghubungi pemerintah secara informal untuk menjajaki kemungkinan kerja sama. Namun, ia tidak memberi rincian secara jelas.

“Itu masih pembahasan awal dan belum detailnya,” kata Ayodhia dalam pernyataannya, Senin (5/10/2020).

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Kami perlu diskusi lebih lanjut dengan Tesla,” ujarnya seraya menambahkan bahwa Indonesia memiliki sejumlah insentif untuk investasi Tesla.

Tesla tidak segera menanggapi email Reuters yang meminta konfirmasi.

Indonesia bulan lalu mengatakan telah mendapatkan kesepakatan untuk membangun pabrik baterai lithium dengan LG Chem Ltd dari Korea Selatan dan Contemporary Amperex Technology Ltd dari China.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Tesla ingin meningkatkan produksi truk dan proyek tenaga surya. Elon Musk -sebagai pendiri Tesla- pada awal tahun ini mendesak penambang untuk memproduksi lebih banyak nikel dan menawarkan kontrak jangka panjang bernilai “raksasa,” jika ditambang “secara efisien dan ramah terhadap lingkungan.”

Sementara kendaraan listrik diharapkan membantu mengurangi emisi karbon global, para aktivis khawatir bahwa produksi suku cadangnya dan peningkatan penambangan dapat merusak lingkungan.

Pejabat pemerintah mengatakan Jumat (2/10/2020), sebuah proyek peleburan nikel di Sulawesi yang dibangun oleh Grup Tsingshan dari China dan mitranya untuk memproduksi bahan-bahan kimia berkualitas untuk pembuatan baterai, menarik kembali permohonan untuk bisa membuang limbah di laut.

Sumber: VOA Indonesia

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik #Pabrik Baterai Lhitium →

  1. Mau Jadi Raja Baterai, Intip ‘Harta Karun’ Terbaru Nikel RI
  2. Maju Mundur Kedatangan Tim Tesla ke Indonesia Hingga Rencana Negosiasi Pekan Depan
  3. Menanti Peta Jalan Pengembangan Baterai Lithium di Indonesia
  4. Pada 2025, Dibutuhkan Sebanyak 164 Ribu Ton Nikel Untuk Baterai Kendaraan Listrik
  5. Luhut: Peta Jalan Hilirisasi Enam Sumber Daya Alam Akan Selesai Pada 30 November 2020
  6. Tesla Jajaki Kemungkinan Investasi Di Indonesia sedang Anda baca

Agenda industri terdekat

Semua agenda →