Beranda Berita Nasional RKAB Nikel 2027 Masih Dievaluasi

RKAB Nikel 2027 Masih Dievaluasi

Dok. MNI/Shiddiq, foto: Dirjen Minerba Kementerian ESDM Tri Winarno, Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (16/10/2026)
Oleh Admin

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengevaluasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pertambangan nikel untuk 2027. Pemerintah belum menetapkan kuota produksi nikel untuk tahun depan.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan RKAB nikel untuk 2027 masih dalam tahap evaluasi. Sementara itu, kuota produksi nikel untuk 2026 disebut mencapai 290 juta ton.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“290, 290 juta ton sudah untuk tahun ini (2026). Kalau untuk tahun depan (2027)? Belum, kan masih evaluasi,” kata Tri saat ditemui wartawan di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Saat ditanya mengenai kekhawatiran asosiasi pertambangan terhadap kemungkinan penurunan kuota produksi dalam RKAB 2027, Tri mengatakan pemerintah telah bertemu dengan asosiasi dan tidak mengkhawatirkan hal tersebut.

“Kemarin asosiasi ketemu. Nggak takut,” ujarnya.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Tri juga menyampaikan bahwa penetapan RKAB untuk komoditas nikel dan batu bara pada 2027 ditargetkan rampung sebelum tahun depan.

“Soon. Sebelum tahun depan,” katanya. Meski demikian, dia belum menyebutkan tanggal pasti penetapan RKAB nikel dan batu bara untuk 2027. Pemerintah masih melakukan evaluasi sebelum menetapkan rencana produksi kedua komoditas tersebut. (Shiddiq)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Liputan Khusus RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) →

  1. Prof. Telisa Falianty: Ketidakpastian Kebijakan dan Pasokan Bijih Tekan Kelayakan Investasi Nikel
  2. CRU: RKAB Indonesia Jadi Penentu Keseimbangan Pasar Nikel 2027
  3. FINI Apresiasi Perkembangan Minerba Convex 2026
  4. Ditjen Minerba Pastikan Evaluasi RKAB Disesuaikan Dengan Kemampuan Perusahaan
  5. Bahlil: RKAB Untuk Mencegah Kelebihan Pasokan Yang Berpotensi Menekan Harga Nikel di Pasar Global
  6. RKAB Nikel 2027 Masih Dievaluasi sedang Anda baca

Istilah di artikel ini

RKAB
Rencana Kerja dan Anggaran Biaya
Kamus istilah lengkap →

Agenda industri terdekat

Semua agenda →