Beranda Berita Nasional RKAB Nikel 2027 Masih Dievaluasi

RKAB Nikel 2027 Masih Dievaluasi

93
Dok. MNI/Shiddiq, foto: Dirjen Minerba Kementerian ESDM Tri Winarno, Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (16/10/2026)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengevaluasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pertambangan nikel untuk 2027. Pemerintah belum menetapkan kuota produksi nikel untuk tahun depan.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan RKAB nikel untuk 2027 masih dalam tahap evaluasi. Sementara itu, kuota produksi nikel untuk 2026 disebut mencapai 290 juta ton.

“290, 290 juta ton sudah untuk tahun ini (2026). Kalau untuk tahun depan (2027)? Belum, kan masih evaluasi,” kata Tri saat ditemui wartawan di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Saat ditanya mengenai kekhawatiran asosiasi pertambangan terhadap kemungkinan penurunan kuota produksi dalam RKAB 2027, Tri mengatakan pemerintah telah bertemu dengan asosiasi dan tidak mengkhawatirkan hal tersebut.

“Kemarin asosiasi ketemu. Nggak takut,” ujarnya.

Tri juga menyampaikan bahwa penetapan RKAB untuk komoditas nikel dan batu bara pada 2027 ditargetkan rampung sebelum tahun depan.

“Soon. Sebelum tahun depan,” katanya. Meski demikian, dia belum menyebutkan tanggal pasti penetapan RKAB nikel dan batu bara untuk 2027. Pemerintah masih melakukan evaluasi sebelum menetapkan rencana produksi kedua komoditas tersebut. (Shiddiq)