Beranda Berita Nasional Muchtazar : Rencana Moratorium Smelter Nikel Perlu Pertimbangkan Kepastian Investasi

Muchtazar : Rencana Moratorium Smelter Nikel Perlu Pertimbangkan Kepastian Investasi

Sustainability Manager at Nickel Industries, Muchtazar. (Dok. MNI/Lili)
Oleh Admin

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Wacana moratorium pembangunan smelter nikel perlu dibahas bersama pelaku industri. Langkah ini penting untuk menjaga kepastian investasi dan keberlanjutan proyek yang sudah direncanakan.

Sustainability Manager at Nickel Industries, Muchtazar, menilai pemerintah perlu berkonsultasi dengan industri sebelum menerapkan kebijakan tersebut. Terlebih, sejumlah proyek telah memperoleh pendanaan dari investor.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Moratorium pembangunan smelter sebaiknya dikonsultasikan terlebih dulu dengan pihak industri sehingga tidak menimbulkan permasalahan untuk proyek-proyek yang sebelumnya sudah direncanakan dan mendapatkan pendanaan dari investor,” jelas Muchtazar kepada nikel.co.id, Jumat (16/10/2026).

Menurutnya, pembatalan proyek secara mendadak dapat memengaruhi persepsi investor terhadap iklim usaha Indonesia.

“Jika proyek-proyek yang sudah dicanangkan dan mendapatkan dukungan finansial tiba-tiba dibatalkan, maka akan menimbulkan persepsi yang buruk di dunia,” ujarnya.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Pernyataan tersebut menanggapi rencana pemerintah membatasi pembangunan fasilitas pemurnian dan pemrosesan nikel yang masih menghasilkan produk setengah jadi.

Kebijakan ini muncul di tengah kondisi kelebihan pasokan (oversupply) nikel global. Kondisi tersebut turut menekan harga nikel di pasar internasional.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebut kelebihan pasokan nikel global mencapai sekitar 2,5 juta ton.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Bahlil juga menyoroti banyaknya smelter yang masih menghasilkan produk setengah jadi. Pemerintah pun mempertimbangkan pembatasan pembangunan fasilitas tersebut.

“Ini kan oversupply, makanya harganya lagi jatuh. Kita dapat pertimbangkan untuk industri yang setengah jadi ini kita mulai mencoba untuk meminimalisir, bahkan mungkin kita melakukan moratorium, sementara yang kita dorong adalah industri-industri yang produk hilirnya langsung,” ungkap Bahlil. (Lil Han)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Liputan Khusus Hilirisasi & Smelter Nikel →

  1. Pemerintah Dorong Pengembangan Industri Lanjutan untuk Jaga Stabilitas Harga Nikel
  2. Ekspor Produk Hilirisasi Nikel Naik Meningkat Jadi US$39,2 Miliar
  3. Hingga September 2026, Investasi Hilirisasi Lebih dari US$29 Miliar
  4. Pemerintah Akan Perkuat Hilirisasi Nikel Terintigrasi Untuk Bangun Industri Baterai Kendaraan Listrik
  5. Efisiensi Energi Smelter sebagai Langkah Awal Dekarbonisasi Industri Nikel
  6. Muchtazar : Rencana Moratorium Smelter Nikel Perlu Pertimbangkan Kepastian Investasi sedang Anda baca

Agenda industri terdekat

Semua agenda →