Beranda Berita Nasional Elisa Sugito: Investasi Hilirisasi Nikel Harus Beri Manfaat Nyata bagi Indonesia

Elisa Sugito: Investasi Hilirisasi Nikel Harus Beri Manfaat Nyata bagi Indonesia

Trade Lawyer International, Elisa Sugito, S.H., M.H., CLA., CTL. (Dok. Pribadi)
Oleh Admin

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Trade Lawyer International ternama, Elisa Sugito, S.H., M.H., CLA., CTL., menilai investasi asing di sektor hilirisasi mineral harus memberikan manfaat nyata bagi Indonesia, terutama melalui peningkatan nilai tambah, transfer teknologi, dan penguatan industri pemasok lokal.

Hal tersebut disampaikan Elisa menanggapi pernyataan Anggota Komisi XII DPR RI, Ateng Sutisna, dorong pemerintah tata kembali kerja sama investasi dengan Tiongkok agar lebih mengutamakan kepentingan nasional.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Penulis buku Nikel Indonesia: Kunci Perdagangan Internasional ini juga sependapat bahwa besarnya nilai investasi tidak selalu mencerminkan besarnya manfaat bagi perekonomian nasional.

“Yang penting adalah seberapa banyak keuntungan, teknologi, dan keahlian yang benar-benar tinggal di Indonesia,” jelas Elisa, kepada nikel.co.id, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, evaluasi investasi perlu dilakukan secara berkala dengan menggunakan standar yang sama bagi seluruh investor, tanpa membedakan negara asalnya. Penilaian tersebut dapat mencakup sumber energi, teknologi yang digunakan, keterlibatan tenaga kerja dan pemasok lokal, serta pembagian risiko investasi.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Ia juga menekankan pentingnya kejelasan kontrak dalam menentukan pembagian keuntungan dan tanggung jawab masing-masing pihak, termasuk penguasaan teknologi, pemasaran hasil produksi, serta pemulihan lingkungan.

“ Kekuatan tawar Danantara ditentukan oleh isi kontrak, bukan oleh nota kesepahaman di awal,” tegas dia.

Selain itu, dirinya juga mendorong pemerintah menetapkan indikator keberhasilan investasi yang terukur. Indikator tersebut antara lain besaran keuntungan yang berputar di dalam negeri, belanja kepada pemasok lokal, serta keterlibatan tenaga ahli Indonesia dalam posisi strategis.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Ia menilai penguatan pemasok lokal menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan hilirisasi mineral. Berdasarkan pengalamannya di kawasan industri, kendala yang dihadapi pemasok dalam negeri tidak hanya berkaitan dengan kemampuan usaha, tetapi juga pemenuhan standar mutu dan sertifikasi.

Karena itu, menurut Elisa, pemerintah perlu membuka peluang agar lebih banyak perusahaan lokal dapat masuk ke rantai pasok industri pengolahan mineral.

Elisa menegaskan, Tiongkok tetap menjadi mitra penting bagi Indonesia. Namun, kerja sama investasi perlu didukung oleh aturan yang transparan dan setara bagi seluruh investor. “Posisi tawar kita paling kuat ketika pilihan mitranya banyak dan aturan mainnya jelas, sama bagi semua investor,” pungkasnya. (Lil Han)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Liputan Khusus Hilirisasi & Smelter Nikel →

  1. Hilirisasi Nikel Harus Lindungi HAM dan Hak Masyarakat Adat
  2. Hilirisasi Mineral Kritis Harus Diiringi Penguatan HAM dan Tata Kelola
  3. Pemerintah Dorong Pengembangan Industri Lanjutan untuk Jaga Stabilitas Harga Nikel
  4. Ekspor Produk Hilirisasi Nikel Naik Meningkat Jadi US$39,2 Miliar
  5. Hingga September 2026, Investasi Hilirisasi Lebih dari US$29 Miliar
  6. Elisa Sugito: Investasi Hilirisasi Nikel Harus Beri Manfaat Nyata bagi Indonesia sedang Anda baca

Agenda industri terdekat

Semua agenda →