NIKEL.CO.ID, JAKARTA — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) bersama PT Weda Bay Nickel (WBN) terus memperluas kontribusi sosial melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Inisiatif tersebut mencakup sektor kesehatan, pendidikan, sosial ekonomi, hingga pembangunan infrastruktur untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Berdasarkan keterangan pers yang diterima Nikel.co.id Rabu (14/10/2026), pelaksanaan program CSR kedua perusahaan diarahkan untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan. Upaya ini dilakukan dengan menyesuaikan kegiatan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup dalam jangka panjang.
Di sektor kesehatan, IWIP dan WBN berpartisipasi dalam memperkuat dukungan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan. Sejumlah bantuan disalurkan, mulai dari penyediaan peralatan medis, pengisian ulang oksigen, hingga pemenuhan sarana pendukung bagi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dan Puskesmas yang berada di kawasan lingkar industri dan pertambangan.
Sementara itu, komitmen pengembangan sumber daya manusia diwujudkan melalui berbagai inisiatif di bidang pendidikan. Program yang dijalankan meliputi pemberian beasiswa, penyaluran bantuan dana, serta penyediaan fasilitas untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan pengembangan sekolah dasar (SD).
Dukungan perusahaan juga menjangkau pelestarian budaya lokal melalui bantuan kepada kelompok musik tradisional Bambu Tada Kobe. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat program perusahaan, tidak hanya dalam aspek pendidikan formal, tetapi juga pengembangan potensi dan kebudayaan masyarakat setempat.
Pada bidang sosial dan ekonomi, kedua perusahaan turut berkontribusi dalam kegiatan keagamaan serta penguatan usaha produktif masyarakat. Salah satu program yang dilaksanakan ialah pendistribusian 110 ekor hewan kurban pada perayaan Iduladha.
Selain itu, dukungan diberikan kepada kelompok budidaya ikan air tawar dan kelompok peternak kambing di Halmahera Timur. Pengembangan kelompok usaha tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang penguatan ekonomi lokal.
Kontribusi terhadap pembangunan wilayah juga dilakukan melalui bantuan material untuk mendukung rencana pelebaran jalan serta pembangunan talud sepanjang 1,2 kilometer di desa-desa yang berada di sekitar kawasan industri dan pertambangan.
Penyediaan infrastruktur tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap peningkatan fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
IWIP dan WBN menegaskan bahwa pelaksanaan program CSR akan terus melibatkan pemerintah, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi ini dinilai penting agar bantuan dan kegiatan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan di lapangan serta memberikan hasil yang optimal.
Melalui pendekatan tersebut, kedua perusahaan berupaya memastikan bahwa kegiatan usaha berjalan seiring dengan kontribusi nyata terhadap lingkungan sosial di sekitar kawasan operasional. Semangat untuk bertumbuh bersama masyarakat menjadi landasan bagi keberlanjutan program CSR IWIP dan WBN. Perusahaan berharap, berbagai inisiatif yang dijalankan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan kelestarian lingkungan. (Lily)










































