Beranda Nikel INPI 4 Mei 2026: Bijih 1,2% Turun, 1,6% Menguat, Hilir Tetap Melaju

INPI 4 Mei 2026: Bijih 1,2% Turun, 1,6% Menguat, Hilir Tetap Melaju

347
0
(Sumber: APNI)
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-ok-LME-Asia-Metal-7-Mei-26-1024x341.jpg

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Rilis terbaru Indonesia Nickel Price Index (INPI) per 4 Mei 2026 yang diterbitkan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia bersama Shanghai Metals Market (SMM) menunjukkan pergerakan harga yang semakin kontras antara sektor hulu dan hilir. Bijih nikel kadar rendah melemah, sementara kadar lebih tinggi dan produk hilir justru melanjutkan tren penguatan.

Dibandingkan rilis 27 April 2026, sebagian besar produk hilir seperti nickel pig iron (NPI), high-grade nickel matte (HGNM), dan mixed hydroxide precipitate (MHP) mencatat kenaikan cukup signifikan.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-ok-Cobalt-Congress-12-13-Mei-26-1024x341.jpg

Berikut perbandingan harga antara INPI 27 April 2026 dan 4 Mei 2026

PRODUK27 APRIL 20264 MEI 2026KETERANGAN
Bijih Nikel 1,2% (CIF)US$33/mtUS$32,5/mtTurun US$0,5/mt
Bijih Nikel 1,6% (CIF)US$74,4/mtUS$76/mtNaik US$1,3/mt
NPI (FOB)US$141,83/mtUS$144,89/mtNaik US$3,06/mt
HGNM (FOB)US$16.770/mtUS$17.641/mtNaik US$871/mt
MHP (FOB)US$16.635/mtUS$17.244/mtNaik US$609mt

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah EV-2026-1024x341.jpeg

Pergerakan harga nikel dalam dua pekan terakhir menunjukkan pola yang menarik. Pasar mulai bergerak lebih selektif antara bijih dan produk hilir. Untuk bijih nikel, arah pergerakan terlihat berbeda. Harga bijih kadar rendah 1,2% (CIF) turun tipis dari US$33/mt pada 27 April menjadi US$32,5/mt pada 4 Mei 2026. Penurunan ini mencerminkan permintaan yang sedikit melemah, terutama dari smelter yang mulai lebih efisien dalam penggunaan bahan baku.

Sebaliknya, bijih nikel kadar 1,6% justru mengalami kenaikan. Dari US$74,7/mt, harganya naik menjadi US$76/mt. Ini menunjukkan bahwa pasar masih membutuhkan bijih dengan kadar lebih tinggi untuk menjaga kinerja produksi.

Di sektor hilir, tren penguatan masih berlanjut. Nickel pig iron (NPI) naik dari US$141,83/mt menjadi US$144,89/mt. Kenaikan ini menandakan permintaan dari industri baja nirkarat tetap stabil.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah ICM-SMM-3-5-JUNI-2026-1024x341.jpg

Sementara itu, high-grade nickel matte (HGNM) mencatat kenaikan lebih signifikan. Melonjak dari US$16.770/mt menjadi US$17.641/mt. Begitu juga mixed hydroxide precipitate (MHP) yang naik dari US$16.635/mt ke US$17.244/mt.

Kenaikan pada produk hilir ini memperlihatkan bahwa permintaan dari sektor kendaraan listrik (EV) masih menjadi penopang utama pasar nikel global.

Secara keseluruhan, kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan arah antara hulu dan hilir. Bijih nikel mulai bergerak lebih selektif, sementara produk olahan terus menguat. Dengan tren ini, sektor hilir masih menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan prospek positif industri nikel ke depan. (Li Han)

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-online-DTI-1024x341.jpg