Beranda Berita International Uni Eropa Desak WTO Bentuk Panel Untuk Putuskan Gugatan Atas Larang Ekspor...

Uni Eropa Desak WTO Bentuk Panel Untuk Putuskan Gugatan Atas Larang Ekspor Bijih Nikel RI

Ilustrasi: Kegiatan di pertambangan nikel
Oleh Admin

NIKEL.CO.ID – Uni Eropa (UE) meningkatkan tantangannya di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Kamis (14/1/2021) atas larangan ekspor bijih nikel Indonesia dengan meminta badan perdagangan yang berbasis di Jenewa membentuk panel untuk memutuskan kasus tersebut.

UE melontarkan keluhan awalnya pada November 2019 terhadap pembatasan ekspor bahan mentah terutama bijih nikel dan bijih besi yang digunakan untuk membuat baja tahan karat.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Komisi Eropa yang mengoordinasikan kebijakan perdagangan untuk 27 negara Uni Eropa mengatakan bahwa larangan ekspor bijih nikel Indonesia dan persyaratan pemrosesan dalam negeri untuk bijih nikel dan bijih besi adalah ilegal dan tidak adil bagi produsen baja UE.

“Faktanya adalah bahwa tidak ada anggota WTO [World Trade Organizatio] yang diizinkan untuk membatasi ekspor bahan mentah dengan cara ini, memberlakukan pembatasan ilegal untuk menguntungkan produsen dalam negeri,” kata Komisaris Perdagangan UE Valdis Dombrovskis dalam sebuah pernyataan seperti dikutip  https://financialpost.com/ dari Reuters, Kamis (14/1/2021).

Permintaan dibentuknya panel mengikuti periode konsultasi dari 30 Januari 2020, yang gagal menyelesaikan masalah. Keputusan panel kemungkinan akan berlangsung setidaknya satu tahun lagi.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Komisi Eropa menuturkan bahwa industri baja tahan karat UE berproduksi pada level terendah selama 10 tahun, sedangkan Indonesia ditetapkan menjadi produsen terbesar kedua di dunia setelah China karena tindakan yang tidak adil.

Industri baja tahan karat UE senilai US$20 miliar mempekerjakan sekitar 30.000 orang secara langsung, dengan pemain utama Acerinox, Aperam, Outokumpu, dan Acciai Speciali Terni.

Secara terpisah, UE memberlakukan bea masuk atas baja tahan karat canai panas dari Indonesia pada 2019 dan meluncurkan penyelidikan pada bulan September terhadap produk stainless canai dingin dari Indonesia.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Sumber: bisnis.com

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Liputan Khusus Hilirisasi & Smelter Nikel →

  1. Hilirisasi Nikel Harus Lindungi HAM dan Hak Masyarakat Adat
  2. Hilirisasi Mineral Kritis Harus Diiringi Penguatan HAM dan Tata Kelola
  3. Pemerintah Dorong Pengembangan Industri Lanjutan untuk Jaga Stabilitas Harga Nikel
  4. Ekspor Produk Hilirisasi Nikel Naik Meningkat Jadi US$39,2 Miliar
  5. Hingga September 2026, Investasi Hilirisasi Lebih dari US$29 Miliar
  6. Uni Eropa Desak WTO Bentuk Panel Untuk Putuskan Gugatan Atas Larang Ekspor Bijih Nikel RI sedang Anda baca

Agenda industri terdekat

Semua agenda →