Beranda Berita International Khawatir Kelebihan Pasokan Global, NMDC Tunda Ekspansi ke Sektor Nikel

Khawatir Kelebihan Pasokan Global, NMDC Tunda Ekspansi ke Sektor Nikel

Ilustrasi Pembangunan Smelter Nikel (Dok. Istimewa)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – National Mineral Development Corporation (NMDC), perusahaan pertambangan milik negara India, telah menunda rencana ekspansinya ke sektor nikel, sebagian alasannya karena khawatir akan kelebihan pasokan global di Indonesia, negara yang menyumbang lebih dari 60% produksi global nikel.

Seperti yang dilaporkan Reuters , NMDC telah menunda rencana ekspansinya ke industri nikel, sebagian disebabkan karena kekhawatiran akan kelebihan pasokan yang terkait dengan industri nikel Indonesia.

Menurut dua pejabat perusahaan yang memiliki pengetahuan langsung tentang masalah tersebut. Salah satu pejabat mengatakan perusahaan telah menunda portofolio nikelnya karena Indonesia mengalami kelebihan pasokan.

Pada 2023, India mengklasifikasikan nikel sebagai mineral kritis, dan bergantung pada impor untuk memenuhi permintaan.

Menurut laporan tersebut, India juga sedang dalam proses kebijakan untuk memberikan insentif untuk produsen baja tahan karat dan produsen baterai kendaraan listrik.

“Saat ini, kami telah menunda portofolio nikel mengingat Indonesia mengalami kelebihan pasokan,” demikian kata pejabat NMDC, dikutip Selasa, (20/10/2026).

Pada akhir tahun ini, pasar nikel global diperkirakan akan mengalami sedikit surplus dan kelebihan pasokan ini diperkirakan akan terus meluas hingga tahun depan. Pernyataan International Nickel Study Group pekan lalu ini, terbalik dari perkiraan defisit yang dibuat enam bulan sebelumnya.Indonesia, tahun ini telah memangkas kuota penambangan, meningkatkan kontrol lingkungan, dan menyesuaikan harga bijih untuk mengendalikan sektor nikelnya yang tak terkendali. (mon)