Beranda Nikel Harga Nikel Turun Lagi, HMA Juli 2026 P1 di Bawah US$17.600/wmt

Harga Nikel Turun Lagi, HMA Juli 2026 P1 di Bawah US$17.600/wmt

108
0

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Tren turunnya harga nikel masih terjadi pada peride 1 (P1) Juli 2026 sebagaimana harga mineral acuan (HMA) nikel yang diterbitkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Berdasarkan formula terbaru, HMA nikel tercatat sebesar US$17.593,33/wmt atau turun US$1.049,00/wmt dibandingkan Juni 2026 Periode 2 (P2) yang berada di level US$18.642,33/wmt.

Turunnya HMA secara otomatis diikuti penyesuaian harga patokan mineral (HPM) bijih nikel pada seluruh kadar untuk kategori MC 30% (FOB) maupun MC 35% (FOB). Perhitungan harga menggunakan formula terbaru sesuai Kepmen ESDM No. 144.K/MB.01/MEM.B/2026, sebagaimana disampaikan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI).

Kali ini terjadi penurunan paling signifikan dalam beberapa periode terakhir. Turunnya HMA mencerminkan masih kuatnya tekanan di pasar nikel global akibat pasokan yang tetap melimpah, sementara pertumbuhan permintaan dari industri baja nirkarat (stainless steel) dan baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) belum mampu menyerap kelebihan suplai secara optimal.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-OK-International-Critical-Minerals-Summit-Indonesia-2026-1024x341.jpg

Perbandingan harga MC 30% (FOB/wmt)

KADAR BIJIH NIKELCFJUNI P2JULI P1KETERANGAN
1,10%25%US$48,83US$46,52Turun US$2,31
1,20%26%US$53,66US$51,08Turun US$2,58
1,30%27%US$58,75US$55,88Turun US$2,87
1,40%28%US$64,10US$60,93Turun US$3,17
1,50%29%US$69,71US$66,22Turun US$3,49
1,60%30%US$75,58US$71,77Turun US$3,81
1,70%31%US$81,72US$77,55Turun US$4,17
1,80%32%US$88,11US$83,59Turun US$4,52
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-online-DTI-1024x341.jpg

Perbandingan Harga MC 35% (FOB/wmt)

KADAR BIJIH NIKELCFJUNI P2JULI P1KETERANGAN
1,10%25%US$45,34US$43,20Turun US$2,14
1,20%26%US$49,83US$47,43Turun US$2,40
1,30%27%US$54,55US$51,89Turun US$2,66
1,40%28%US$59,52US$56,58Turun US$2,94
1,50%29%US$64,73US$61,49Turun US$3,24
1,60%30%US$70,19US$66,64Turun US$3,55
1,70%31%US$75,88US$72,01Turun US$3,87
1,80%32%US$81,82US$77,62Turun US$4,20

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-OK-Indomachinary-11-13-Agustus-1024x341.jpg

Penurunan harga terjadi secara konsisten di seluruh kadar bijih nikel. Pada kategori MC 30%, koreksi berkisar antara US$2,31 hingga US$4,52/wmt, sedangkan pada kategori MC 35% turun antara US$2,14 hingga US$4,20/wmt.

Perubahan paling besar kembali dialami bijih nikel kadar 1,80% Ni, sedangkan kadar 1,10% Ni mengalami penurunan paling kecil. Pola ini menunjukkan bahwa penurunan HMA memberikan dampak lebih besar terhadap bijih berkadar tinggi karena memiliki nilai dasar yang lebih tinggi.

Bagi perusahaan tambang, penurunan HPM pada awal Juli menjadi tantangan untuk menjaga efisiensi operasional dan mengoptimalkan produktivitas di tengah margin yang semakin tertekan. 

Sebaliknya, bagi industri pengolahan dan smelter, penurunan harga bijih berpotensi memberikan ruang untuk menekan biaya bahan baku apabila kondisi pasar tetap stabil.

Ke depan, pergerakan HMA dan HPM nikel diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh perkembangan harga nikel di pasar internasional, tingkat produksi smelter Indonesia dan Tiongkok, kebijakan pasokan dari produsen utama, serta prospek permintaan dari industri baja nirkarat dan baterai kendaraan listrik. 

Pelaku pasar juga akan mencermati keseimbangan antara suplai global yang masih tinggi dengan potensi peningkatan konsumsi pada semester kedua 2026 sebagai penentu arah harga nikel pada periode-periode berikutnya. (Li Han)

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-online-ENLIT-ASIA-1024x341.jpg