Beranda Berita Nasional Pemerintah Siapkan Insentif Baru untuk EV, Purbaya segera Bahas dengan Menperin

Pemerintah Siapkan Insentif Baru untuk EV, Purbaya segera Bahas dengan Menperin

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: MN/Li Han)
Oleh Lili Handayani

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah memastikan akan melanjutkan pemberian insentif bagi kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) pada tahun ini. Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa, memastikan hal itu dan rencana tersebut akan dibahas bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam waktu dekat.

“Kita usahakan ke sana [dapat insentif]. Minggu ini saya ketemu dia [Agus] kalau bisa besok, lagi lihat jadwalnya,” ujar Purbaya kepada wartawan, Senin (4/5/2026).

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Purbaya menilai, lonjakan permintaan EV menjadi momentum yang tepat bagi pemerintah untuk kembali mendorong percepatan adopsi BEV.

“Kelihatannya kenceng karena itu naik ya. Mungkin kita akan memikirkan lagi nanti, gimana ngasih insentif untuk mobil listrik dalam waktu dekat. Let’s say, 2 minggu dari sekarang udah masuk ke sistem insentifnya,” jelasnya.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah EV-2026-1024x341.jpeg

Selain mobil listrik, ia menegaskan, insentif serupa juga akan disiapkan untuk kendaraan roda dua berbasis listrik. Pemerintah disebut ingin memperluas pemanfaatan teknologi ramah lingkungan seiring dengan meningkatnya minat masyarakat.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Sebelumnya, pemberian insentif EV tahun 2026 masih berada dalam tahap kajian. Pertimbangan utamanya adalah dampak terhadap kondisi fiskal, termasuk potensi pelebaran defisit pada APBN.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah ICM-SMM-3-5-JUNI-2026-1024x341.jpg

Kementerian Perindustrian telah mengusulkan agar program insentif tersebut tetap dilanjutkan, namun implementasinya memerlukan persetujuan bersama lintas kementerian, termasuk Kementerian Keuangan.

Menurut dia, pemerintah masih menghitung secara cermat potensi pengaruh kebijakan ini terhadap penerimaan negara. Penyediaan insentif akan berdampak pada pendapatan dari sektor otomotif, sehingga kalkulasi fiskal harus dilakukan secara hati-hati sebelum diputuskan. (Li Han)

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik APBN →

  1. Menkeu: RAPBN 2027 Perkuat Pertumbuhan dan Kesejahteraan
  2. Ateng Sutisna Minta Pemerintah Transparan Soal Perhitungan Keekonomian Program B50
  3. Pemerintah Siapkan Insentif Baru untuk EV, Purbaya segera Bahas dengan Menperin sedang Anda baca
  4. Dirjen Minerba Optimistis Target PNBP 2025 Tercapai Meski Tantangan Meningkat
  5. Miliki Cadangan Minerba Raksasa, Tata Kelola Indonesia harus Transparan dan Berkeadilan
  6. Nilai Ekspor Indonesia April 2021 Cetak Rekor Tertinggi Dalam 10 Tahun

Agenda industri terdekat

Semua agenda →