
NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah memastikan akan melanjutkan pemberian insentif bagi kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) pada tahun ini. Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa, memastikan hal itu dan rencana tersebut akan dibahas bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam waktu dekat.
“Kita usahakan ke sana [dapat insentif]. Minggu ini saya ketemu dia [Agus] kalau bisa besok, lagi lihat jadwalnya,” ujar Purbaya kepada wartawan, Senin (4/5/2026).
Purbaya menilai, lonjakan permintaan EV menjadi momentum yang tepat bagi pemerintah untuk kembali mendorong percepatan adopsi BEV.
“Kelihatannya kenceng karena itu naik ya. Mungkin kita akan memikirkan lagi nanti, gimana ngasih insentif untuk mobil listrik dalam waktu dekat. Let’s say, 2 minggu dari sekarang udah masuk ke sistem insentifnya,” jelasnya.

Selain mobil listrik, ia menegaskan, insentif serupa juga akan disiapkan untuk kendaraan roda dua berbasis listrik. Pemerintah disebut ingin memperluas pemanfaatan teknologi ramah lingkungan seiring dengan meningkatnya minat masyarakat.
Sebelumnya, pemberian insentif EV tahun 2026 masih berada dalam tahap kajian. Pertimbangan utamanya adalah dampak terhadap kondisi fiskal, termasuk potensi pelebaran defisit pada APBN.

Kementerian Perindustrian telah mengusulkan agar program insentif tersebut tetap dilanjutkan, namun implementasinya memerlukan persetujuan bersama lintas kementerian, termasuk Kementerian Keuangan.
Menurut dia, pemerintah masih menghitung secara cermat potensi pengaruh kebijakan ini terhadap penerimaan negara. Penyediaan insentif akan berdampak pada pendapatan dari sektor otomotif, sehingga kalkulasi fiskal harus dilakukan secara hati-hati sebelum diputuskan. (Li Han)
Perkembangan cerita ini
Topik APBN →
- Menkeu: RAPBN 2027 Perkuat Pertumbuhan dan Kesejahteraan
- Ateng Sutisna Minta Pemerintah Transparan Soal Perhitungan Keekonomian Program B50
- Pemerintah Siapkan Insentif Baru untuk EV, Purbaya segera Bahas dengan Menperin sedang Anda baca
- Dirjen Minerba Optimistis Target PNBP 2025 Tercapai Meski Tantangan Meningkat
- Miliki Cadangan Minerba Raksasa, Tata Kelola Indonesia harus Transparan dan Berkeadilan
- Nilai Ekspor Indonesia April 2021 Cetak Rekor Tertinggi Dalam 10 Tahun
Agenda industri terdekat
- 2Nov
- 2NovKonferensi & Pameran Minerba Convex 20262–3 November 2026 · CXO Convention Center and Theater, Kuningan, Jakarta
- 4NovKonferensi & Pameran The 5th Nickel Producers, Processors & Buyers Conference4–5 November 2026 · Shangri-La Hotel, Jakarta






























