NIKEL.CO.ID – Persediaan logam nikel kemarin jadi yang terendah selama 20 bulan terakhir mendorong harga nikel dunia menguat hari ini.
Pada Rabu (22/9/2021) pukul 14:40WIB, harga nikel tercatat US$ 19,110/ton. Naik 1,41% dibanding posisi kemarin.
Sumber: Investing.com |
Persediaan nikel per 21 September 2021 di gudang LME (London Metal Exchange) tercatat 166.788 ton jadi terendah sejak Januari 2020. Persediaan ini turun 29,42% point-to-point (ptp) dibandingkan 21 September 2020.
Rata-rata persediaan nikel di gudang LME (London Metal Exchange) pada bulan September 2021 tercatat 179.839 ton. Turun 11,12% dibandingkan bulan lalu (month-to-month/mom).
Berdasarkan laporan statistic perdagangan World Bureau of Metal Statistic (WBMS) permintaan nikel melebihi produksi membuat pasar nikel defisit 44,7 kilo ton (kt) selama tujuh bulan awal tahun berjalan.
Defisit yang terjadi disebabkan oleh tingginya permintaan nikel sebagai bahan baku baja tahan karet (stainless steel) dari China. Sementara itu produksi terhambat karena negara produsen nikel mengahadpi gelombang kedua pandemic COVID-19 (Coronavirus Disease 2019).
Sumber: CNBC Indonesia
Perkembangan cerita ini
Topik #Cadangan Nikel →
- APNI Dorong Dana Ketahanan Cadangan untuk Perkuat Eksplorasi Lanjutan
- Kementerian ESDM Menampik Anggapan Cadangan Nikel Habis 6 Tahun Lagi
- Meidy Katrin : Jumlah Cadangan Nikel Harus Dibuktikan dengan Data Eksplorasi Detail
- Menperin: Punya Banyak Cadangan Nikel Tak Jamin Keberhasilan Produksi Baterai
- Stok Terendah Sejak 2019, Harga Nikel Naik Hampir 1%
- Stok Terendah dalam 20 Bulan, Harga Nikel Melesat sedang Anda baca
Istilah di artikel ini
- LME
- London Metal Exchange
Agenda industri terdekat
- 4NovKonferensi & Pameran The 5th Nickel Producers, Processors & Buyers Conference4–5 November 2026 · Shangri-La Hotel, Jakarta
- 10Nov
- 11Nov



















Sumber: Investing.com










