Beranda Berita Nasional Harga Nikel Meroket, Harga ANTM Dkk ‘Ngamuk’ di Bursa RI

Harga Nikel Meroket, Harga ANTM Dkk ‘Ngamuk’ di Bursa RI

Ilustrasi: Kegiatan di pertambangan nikel
Oleh Admin

NIKEL.CO.ID – Saham-saham emiten nikel kompak menguat di zona hijau pada awal perdagangan sesi I hari ini, Senin (3/5/2021). Kenaikan mayoritas harga saham nikel seiring terkereknya harga nikel dalam sepekan belakangan.

Menurut data London Metal Exchange (LME), harga nikel kontrak 3 bulan terus naik hingga 8,12% selama sepekan terakhir. Adapun pada Jumat (30/4), harga nikel kontrak bulan terkerek 0,31% ke US$ 17.512/ton dari penutupan hari sebelumnya.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Berikut harga saham nikel, mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.34 WIB.

  1. Trinitan Metals and Minerals (PURE), saham +1,68%, ke Rp 121, transaksi Rp 300 juta
  2. Pelat Timah Nusantara (NIKL), +1,45%, ke Rp 1.050, transaksi Rp 969 juta
  3. Aneka Tambang (ANTM), +1,20%, ke Rp 2.520, transaksi Rp 255 M
  4. Vale Indonesia (INCO) +0,43%, ke Rp 4.630, transaksi Rp 42 M
  5. Timah (TINS), +0,29%, ke Rp 1.735, transaksi Rp 56 M
  6. Central Omega Resources (DKFT), 0,00%, ke Rp 170, transaksi Rp 676,38 juta

Menurut daftar di atas, saham emiten pengolahan nikel, PURE, menjadi yang paling terapresiasi, yakni sebesar 1,68% ke Rp 121/saham. Nilai transaksi saham ini sebesar Rp 300 juta.

Dengan ini, saham PURE melanjutkan reli penguatan sejak dua hari lalu, setelah empat hari sebelumnya terjerumus ke zona merah.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Di posisi kedua, ada saham NIKL yang naik 1,45% ke Rp 1.050/saham dengan nilai transaksi Rp 969 juta. NIKL berhasil mengalami rebound pagi ini, pascaambles 2,82% ke Rp 1.035/saham pada Jumat (30/4/2021) pekan lalu.

Sementara, saham emiten pelat merah, ANTM terangkat 1,20% ke Rp 2.520/saham. Saham ANTM menjadi saham yang paling banyak ditransaksikan di bursa dengan jumlah Rp 263,7 miliar.

Pagi ini, saham ANTM berhasil memantul kembali ke atas setelah pada Jumat terkoreksi 0,80% di Rp 2.490/saham.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Keempat, ada saham INCO yang menguat 0,43% ke Rp 4.630/saham. Nilai transaksi INCO sebesar Rp 42 miliar. Sama seperti saham ANTM, saham INCO juga berhasil menguat kembali, setelah Jumat pekan lalu turun 0,86% di Rp 4.610/saham.

Namun, sepanjang 26-29 April saham ini melaju di zona hijau selama 4 hari beruntun.

Kabar teranyar, Vale Indonesia membagikan dividen untuk tahun buku yang berakhir tahun 2020. Perseroan tercatat terakhir kali membagikan dividen pada 2014.

Pemegang saham Vale menyetujui pembagian dividen sebesar 40% dari perolehan laba bersih tahun 2020 sebesar US$ 82,82 juta.

“Terakhir, Vale membayar dividen tahun buku 2014. Rapat menyetujui pembagian 40% dari laba bersih tahun 2020 atau sebesar US$ 33 juta sebagai dividen,” kata Chief Financial Officer Vale Indonesia, Berdardus Irmanto, dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (29/4/2021).

Sumber: CNBC Indonesia

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik Emiten Tambang →

  1. Saham-saham Nikel Masih Kuat Nanjak, Ada Apa Gerangan?
  2. Harga Nikel Meroket, Harga ANTM Dkk ‘Ngamuk’ di Bursa RI sedang Anda baca
  3. Optimisme Antam & Vale di Tengah Pelemahan Harga Nikel
  4. Prospek Kenaikan Harga Nikel & Tembaga Jadi Penyokong Utama Emiten Sektor Logam

Istilah di artikel ini

LME
London Metal Exchange
Kamus istilah lengkap →

Agenda industri terdekat

Semua agenda →