Beranda Korporasi LiuGong Mulai Pembangunan Indonesia Green Smart Industrial Park

LiuGong Mulai Pembangunan Indonesia Green Smart Industrial Park

127
0
Peletakan batu pertama pembangunan Indonesia Green Smart Industrial Park di Kawasan Industri Karawang Artha Industrial Hill dihadiri para petinggi LiuGong dan pemangku kepentingan (Foto: Dok. LiuGong)

NIKEL.CO.ID, KARAWANG – LiuGong resmi memulai pembangunan Indonesia Green Smart Industrial Park di Kawasan Industri Karawang Artha Industrial Hill (KAIH), Jawa Barat. Prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) dihadiri Zheng Jin (Chairman of Guangxi LiuGong Group Co., Ltd. dan Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd.), Luo Guobing (Vice Chairman and President of Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd.), Yuan Shiguo, Xiao Xiaolei, dan Deng Tao (Vice President of Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd.), Levi Lin (President Director LiuGong Machinery Indonesia), Li Yuedong (Vice President Director LiuGong Machinery Indonesia); dan Zhao Lei (President Director of LiuGong Finance Indonesia). Sejumlah perwakilan kementerian dan pemerintah daerah Indonesia turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap proyek strategis tersebut.

Di antara para tamu undangan hadir pula Djauhari Oratmangun (Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia), Dedi Mulyadi (Gubernur Jawa Barat), Setia Diarta (Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika [ILMATE] Kementerian Perindustrian), Edy Junaedi (Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi), Aep Syaepuloh (Bupati Karawang), Anindya Novyan Bakrie (Ketua Umum Kadin Indonesia), dan Hang Yajuan (perwakilan China Chamber of Commerce in Indonesia).

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan kuat pemerintah Indonesia terhadap investasi strategis yang memperkuat daya saing sektor manufaktur nasional.

Fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi pada paruh pertama 2027 dan akan menjadi pabrik pertama di Indonesia yang didedikasikan untuk produksi alat berat elektrik. Kehadiran pabrik tersebut akan memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi LiuGong untuk kawasan Asia Pasifik, sekaligus secara bertahap memasok produk ke pasar Amerika Utara dan Eropa.

Proyek tersebut juga akan mendorong peningkatan penggunaan komponen lokal, memperkuat kolaborasi rantai pasok, serta mengembangkan talenta industri guna mendukung strategi hilirisasi nasional dan percepatan pembangunan ekosistem alat berat di Indonesia.

Chairman of Guangxi LiuGong Group Co., Ltd. dan Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd., Zheng Jin, mengatakan, Indonesia Green Smart Industrial Park merupakan wujud komitmen jangka panjang LiuGong terhadap pasar Indonesia.

Indonesia Green Smart Industrial Park mencerminkan komitmen jangka panjang LiuGong terhadap pasar Indonesia. Kami akan terus memperdalam kemitraan di Indonesia dan kawasan ASEAN, mendorong inovasi melalui kolaborasi yang terbuka, serta bekerja sama dengan para mitra industri untuk mendukung pembangunan industri yang berkelanjutan dan transformasi hijau di kawasan,” ujar Zheng Jin.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-online-DTI-1024x341.jpg

Proyek ini akan dikembangkan dalam tiga tahap. Pada fase pertama, LiuGong akan membangun lini produksi excavator dan wheel loader elektrik dengan kapasitas produksi yang direncanakan mencapai 5.000 unit per tahun. Fasilitas tersebut akan mengadopsi teknologi manufaktur pintar, seperti automated guided vehicle (AGV), rail guided vehicle (RGV), dan manufacturing execution system (MES) untuk mendukung digitalisasi proses produksi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Vice Chairman and President of Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd., Luo Guobing, mengatakan, Indonesia Green Smart Industrial Park tidak hanya menjadi fasilitas manufaktur, tetapi juga platform industri hijau dan cerdas yang mengintegrasikan manufaktur, riset dan pengembangan, pengembangan talenta, serta kolaborasi industri.

“LiuGong akan mendirikan Indonesia Product Application Research and Development (R&D) Center serta bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada untuk mendorong transfer teknologi dan mengembangkan talenta lokal. Kami berharap inisiatif ini dapat memberikan dorongan baru bagi pengembangan industri alat berat Indonesia yang berkelanjutan,” kata Luo Guobing.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-OK-Indomachinary-11-13-Agustus-1024x341.jpg

Sebagai bagian dari strategi lokalisasi, LiuGong terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Sejak bergabung dalam Program Kerja Sama Sekolah Tiongkok–Indonesia pada 2023, perusahaan telah melatih lebih dari 900 siswa. Saat ini, sebanyak 30 siswa dari angkatan terbaru sedang mengikuti pelatihan profesional di Kantor Pusat LiuGong di Tiongkok. Setelah menyelesaikan program tersebut, mereka akan langsung melanjutkan praktik kerja di fasilitas manufaktur LiuGong di Indonesia.

Pembangunan Indonesia Green Smart Industrial Park menjadi tonggak penting dalam strategi manufaktur global LiuGong. Ke depan, perusahaan akan terus memperdalam strategi lokalisasi, memperkuat kapabilitasmanufaktur global, serta meningkatkan rantai nilai global untuk alat berat elektrik.

Proyek ini sekaligus menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi di dalam kawasan KAIH. Kehadiran PT LiuGong Machinery Manufacturing Indonesia semakin memperkuat posisi KAIH sebagai kawasan industri yang mendukung rantai pasok industri kendaraan listrik, sekaligus mendorong pertumbuhan investasi dan pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia (Li Han)