Beranda Korporasi PSPB Jadi Wadah Kolaborasi Nasional, UT Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Bermutu

PSPB Jadi Wadah Kolaborasi Nasional, UT Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Bermutu

102
0
Simbolisasi penyerahan cardboard kontribusi perusahaan dari Kemendikdasmen kepada UT (Foto: Dok. UT)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Peluncuran gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu (PSPB) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pendidikan nasional. 

Dengan gerakan ini diharapkan kita mampu menghimpun kekuatan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, filantropi, ormas, media, lembaga pendidikan, hingga mitra pembangunan dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Pada momentum tersebut, PT United Tractors Tbk. (UT) kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan pendidikan Indonesia melalui kemitraan yang telah terjalin bersama Kemendikdasmen sejak 2022.

Peluncuran PSPB yang berlangsung di Gedung Kemendikdasmen, Jakarta, menandai dimulainya sebuah gerakan kolaboratif nasional yang dirancang sebagai wadah sinergi berbagai pemangku kepentingan. Melalui gerakan ini, Kemendikdasmen mendorong partisipasi yang lebih terarah, transparan, dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di seluruh Indonesia.

Selain memperluas akses pendidikan, PSPB juga diarahkan untuk memperkuat kualitas proses pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta membangun ekosistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.

Acara peluncuran dihadiri oleh Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, bersama wakilnya Atip Latipulhayat, jajaran pimpinan Kemendikdasmen, serta para mitra kolaborator dari berbagai sektor, termasuk UT. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan konsep dan arah Gerakan PSPB oleh Sekjen Kemendikdasmen, dilanjutkan penyampaian kebijakan kolaborasi pendidikan, simbolisasi komitmen bersama para mitra, aktivasi Gerakan PSPB, hingga dialog interaktif yang membahas penguatan sinergi multipihak dalam mewujudkan pendidikan bermutu.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-online-DTI-1024x341.jpg

Head of Corporate Communications and Sustainability Division UT, Dianwahyu Sri Purnomo, mengatakan, kolaborasi merupakan fondasi penting dalam membangun sistem pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

“Kami percaya bahwa kemajuan pendidikan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. UT merasa bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan kolaborasi bersama Kemendikdasmen sejak 2022. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mendukung berbagai inisiatif yang mendorong terciptanya pendidikan yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan bagi generasi Indonesia,” ujar Dianwahyu dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).

Sebagai salah satu mitra strategis Kemendikdasmen, UT turut ambil bagian dalam simbolisasi komitmen bersama pada peluncuran PSPB. Keterlibatan tersebut mencerminkan dukungan nyata perusahaan terhadap penguatan kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan pendidikan nasional, sekaligus mempertegas komitmen perusahaan untuk menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan melalui berbagai program pendidikan.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-OK-Indomachinary-11-13-Agustus-1024x341.jpg

Selama beberapa tahun terakhir, UT secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif di bidang pendidikan sebagai bagian dari implementasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Program-program tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kompetensi generasi muda, serta memperkuat kesiapan tenaga kerja Indonesia dalam menghadapi tantangan masa depan.

Melalui gerakan PSPB, kolaborasi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga upaya peningkatan mutu pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama seluruh pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang berkelanjutan, visi menghadirkan pendidikan Indonesia yang berkualitas, merata, dan berdaya saing global diyakini akan semakin cepat terwujud. (Shiddiq)