
NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Kaledonia Baru (New Caledonia) memiliki sekitar 25% sumber daya nikel dunia dengan cadangan nikel yang diperkirakan mencapai 54 juta ton. Potensi tersebut menjadikan wilayah di Pasifik Selatan itu sebagai salah satu pemain penting dalam rantai pasok mineral kritis global.
Pernyataan tersebut disampaikan Penasihat Khusus Presiden Pemerintah Kaledonia Baru Bidang Nikel dan Pertambangan, Gabriel Bensimon, dalam Indonesia Critical Minerals Conference & Expo (ICMC) 2026 yang membahas perkembangan mineral kritis dan rantai pasok global.
Dalam presentasinya, Bensimon menegaskan bahwa besarnya sumber daya nikel menjadi keunggulan strategis Kaledonia Baru di tengah meningkatnya permintaan global untuk kebutuhan industri kendaraan listrik dan transisi energi bersih.
“Kami memiliki sekitar 25% sumber daya nikel dunia dengan cadangan yang diperkirakan mencapai 54 juta ton,” ujarnya saat memaparkan potensi pertambangan Kaledonia Baru di Pullman Hotel Central Park, Jakarta Barat, Jumat (5/6/2026).

Selain memiliki cadangan yang besar, dia mengatakan, kualitas bijih nikel Kaledonia Baru juga tergolong tinggi. Rata-rata kadar nikel dalam bijih mencapai 1,4% dan pada sejumlah lokasi dapat mencapai 2%.
“Aspek yang sangat menarik adalah kualitas bijih kami. Rata-rata kadar bijih mencapai 1,4%, bahkan bisa mencapai 2% pada beberapa sampel,” katanya pada acara yang diselenggarakan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) dan Shanghai Metals Market (SMM), yang berlangsung selama tiga hari itu.
Menurut dia, kualitas bijih tersebut relatif stabil selama bertahun-tahun, menunjukkan bahwa sumber daya nikel di wilayah tersebut masih terjaga dan belum mengalami penurunan kadar yang signifikan.
Bensimon menilai, kombinasi antara besarnya cadangan dan tingginya kualitas bijih menjadi modal utama bagi Kaledonia Baru untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemasok penting mineral kritis dunia, khususnya nikel yang dibutuhkan dalam pengembangan baterai kendaraan listrik dan teknologi energi bersih. (Shiddiq)





































